AALI
12225
ABBA
194
ABDA
6250
ABMM
2950
ACES
985
ACST
159
ACST-R
0
ADES
6200
ADHI
715
ADMF
8075
ADMG
181
ADRO
3160
AGAR
332
AGII
2050
AGRO
920
AGRO-R
0
AGRS
124
AHAP
63
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1160
AKRA
1015
AKSI
374
ALDO
945
ALKA
308
ALMI
280
ALTO
204
Market Watch
Last updated : 2022/05/27 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.29
0%
0.00
IHSG
6883.50
0%
0.00
LQ45
1009.51
0%
0.00
HSI
20697.36
2.89%
+581.16
N225
26781.68
1.44%
+378.84
NYSE
0.00
-100%
-15035.87
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,693 / gram

Terus Meningkat, Kasus Omicron di Malang Tambah Jadi Tiga Orang

ECONOMICS
Avirisda M/Kontributor
Senin, 24 Januari 2022 10:57 WIB
Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 Omicron di Kota Malang terus mengalami peningkatan.
Terus Meningkat, Kasus Omicron di Malang Tambah Jadi Tiga Orang (FOTO:MNC Media)
Terus Meningkat, Kasus Omicron di Malang Tambah Jadi Tiga Orang (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 Omicron di Kota Malang terus mengalami peningkatan. 

Kali ini ada tambahan dua orang warga Kota Malang yang terkonfirmasi positif Covid-19 Omicron. Total ada tiga kasus Covid-19 Omicron, satu di antaranya telah dinyatakan negatif dan sembuh. 

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Malang dr. Husnul Muarif mengakui ada tambahan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 varian baru Omicron. Pasien ini sebelumnya telah dinyatakan positif Covid-19 dan menjalani karantina sudah 11 hari. 

"Sudah, dua positif (Covid-19 Omicron), besok sudah masuk isolasi hari ke-11, karena tanpa gejala sudah bisa dikategorikan selesai dan sembuh," ucap Husnul saat ditemui di Balaikota Malang, Senin pagi (24/1/2022). 

Husnul menambahkan, dua pasien positif Covid-19 varian Omicron ini terdeteksi setelah ditemukan kontak erat dengan pasien lainnya. Tetapi Husnul tak menjelaskan pasien mana yang dimaksud. Ia juga menegaskan kedua pasien tersebut tidak ada kaitannya dengan satu pasien yang sempat melakukan karantina mandiri di rumah Jalan Borobudur, Kota Malang. 

"Dia kontak erat, pokok dua itu, (sekarang) isolasi mandiri. Tidak ada (kaitannya dengan kasus Omicron di Jalan Borobudur)," ucapnya. 

Kini pihak Dinkes Kota Malang masih melakukan pengawasan kepada dua pasien Omicron yang tengah berada di rumah masing-masing. Keduanya dinyatakan tak mengalami gejala. 

"Karena tidak ada gejala yaitu meningkatkan imunitas asupan yang cukup istirahat yang cukup," tuturnya. 

Dari kedua pasien tersebut, pihaknya juga telah melakukan pelacakan atau tracing kepada 26 orang yang memiliki riwayat kontak erat dengan keduanya. "Ada 12 untuk satu, yang satu 14 semuanya negatif," ungkap dia. 

Sementara itu, Wali Kota Malang Sutiaji mengungkapkan, kendati ada tren kenaikan kasus Covid-19 di Kota Malang, namun okupansi rumah sakit masih terpantau landai. Mengingat para pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19, mayoritas menjalani karantina mandiri di rumahnya masing-masing. 

"Fluktuasi rumah sakit sampai saat ini masih terpantau dan landai. Memang dianjurkan oleh kementerian, bagi OTG (Orang Tanpa Gejala) isolasi mandiri di rumah masing-masing, karena rata-rata mereka tidak ada gejala," beber Sutiaji. 

"Sehingga kami hari ini yng sudah sembuh itu 15 dari 82 paparan itu. Hari ini pun kami juga lakukan swab lagi percepatan sehingga nilai kesembuhan semuanya bisa kita ketahui," pungkasnya. 

Di Kota Malang sendiri hingga Senin pagi terdapat 82 kasus aktif Covid-19, dua di antaranya merupakan varian Omicron. Kasus Covid-19 di Kota Malang sendiri masih fluktuatif dari hari ke hari. 

Dalam empat hari terakhir sejak Kamis 20 Januari 2022 sudah ada penambahan 57 kasus terkonfirmasi positif Covid-19. Hingga Senin pagi total ada sebanyak 15.702 kasus terkonfirmasi positif Covid-19, dengan rincian kasus aktif 82, pasien sembuh 14.524 orang, dan pasien meninggal mencapai 1.133 orang, jumlah ini merupakan total akumulasi sejak awal kemunculan Covid-19 di Kota Malang.

(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD