sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Tok! Rapat Paripurna DPR Tetapkan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia

Economics editor Anggie Ariesta
27/01/2026 12:02 WIB
Kesepakatan ini diambil setelah seluruh anggota dewan yang hadir menyatakan persetujuannya atas laporan hasil uji kelayakan dari Komisi XI.
Tok! Rapat Paripurna DPR Tetapkan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (FOTO:iNews Media Group)
Tok! Rapat Paripurna DPR Tetapkan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (FOTO:iNews Media Group)

IDXChannel – Rapat Paripurna DPR RI Ke-12 Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025-2026 resmi mengesahkan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) yang baru.

Kesepakatan ini diambil setelah seluruh anggota dewan yang hadir menyatakan persetujuannya atas laporan hasil uji kelayakan dari Komisi XI.

"Sekarang perkenankan kami menanyakan kepada sidang dewan terhormat terhadap laporan Ketua Komisi XI dapat disetujui?" kata Wakil Ketua DPR Saan Mustopa yang langsung dijawab dengan seruan "Setuju" oleh para peserta sidang di Gedung Nusantara II, Selasa (27/1/2026).

Thomas, yang saat ini masih menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan, terpilih setelah menyisihkan dua kandidat dari jalur karier internal BI, yakni Solikin M. Juhro dan Dicky Kartikoyono. 

Ketua Komisi XI DPR, Mukhamad Misbakhun mengungkapkan bahwa visi Thomas mengenai kolaborasi antara kebijakan fiskal dan moneter menjadi faktor penentu utama.

Langkah ini dinilai krusial untuk mendukung ambisi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam memacu pertumbuhan ekonomi nasional hingga mencapai angka 8 persen.

"Dia menjelaskan bagaimana membangun sinergi moneter dan fiskal sehingga beri penguatan pertumbuhan ekonomi serta membangun agility dalam pengambilan keputusan," kata Misbakhun.

Lahir di Jakarta pada 7 Mei 1972, Thomas memiliki latar belakang keluarga yang kental dengan dunia perbankan. Ia merupakan putra dari mantan Gubernur BI, Soedradjad Djiwandono, dan cucu dari keponakan pendiri Bank BNI, R.M. Margono Djojohadikusumo.

Terkait status politiknya, Thomas telah menegaskan pengunduran dirinya dari struktur Partai Gerindra sejak Maret 2025 dan resmi keluar dari keanggotaan partai pada 31 Desember 2025. Hal ini dilakukan guna memenuhi standar independensi yang ketat bagi pejabat bank sentral.

Setelah mendapatkan restu dari Rapat Paripurna, Thomas Djiwandono dijadwalkan akan segera menjalani prosesi pelantikan secara resmi dan pengambilan sumpah jabatan di hadapan Ketua Mahkamah Agung. 

Ia akan mengemban tugas sebagai Deputi Gubernur BI menggantikan Juda Agung yang telah mundur sejak pertengahan Januari lalu.

(kunthi fahmar sandy)

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement