AALI
9750
ABBA
190
ABDA
0
ABMM
2370
ACES
805
ACST
170
ACST-R
0
ADES
7675
ADHI
810
ADMF
8075
ADMG
176
ADRO
2970
AGAR
324
AGII
2090
AGRO
770
AGRO-R
0
AGRS
123
AHAP
57
AIMS
252
AIMS-W
0
AISA
151
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1550
AKRA
1065
AKSI
292
ALDO
850
ALKA
294
ALMI
292
ALTO
214
Market Watch
Last updated : 2022/06/27 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.01
-0.92%
-5.02
IHSG
7008.34
-0.49%
-34.59
LQ45
1009.48
-0.93%
-9.51
HSI
22180.30
2.12%
+461.24
N225
26871.27
1.43%
+379.30
NYSE
14811.55
2.84%
+409.43
Kurs
HKD/IDR 1,884
USD/IDR 14,800
Emas
873,287 / gram

Tujuh BUMN Dibubarkan Tahun Ini, Bagaimana Nasib Karyawannya?

ECONOMICS
Suparjo Ramalan
Rabu, 05 Mei 2021 20:24 WIB
Pemegang saham harus mempertimbangakan peralihan karyawan BUMN yang dibubarkan, baik berstatus kontrak dan tetap.
Pemegang saham harus mempertimbangakan peralihan karyawan BUMN yang dibubarkan, baik berstatus kontrak dan tetap.  (Foto: MNC Media)
Pemegang saham harus mempertimbangakan peralihan karyawan BUMN yang dibubarkan, baik berstatus kontrak dan tetap. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Institute for Development of Economics and Finance (Indef) mencatat perlu adanya penyelamatan karyawan saat Kementerian BUMN melakukan pembubaran tujuh perusahaan pelat merah. Langkah itu menghindari adanya pemutusan hubungan kerja (PHK). 

Ekonom Indef, Bhima Yudhistira menyebut, langkah pembekuan BUMN yang mati suri tersebut adalah langkah tepat. Meski begitu, pemegang saham juga harus mempertimbangakan peralihan karyawan baik berstatus kontrak dan tetap. 

"Jelas dalam penentuan BUMN yang akan dibubarkan harus extra hati-hati. Jangan sampai timbul pengangguran baik pekerja tetap maupun kontrak," ujar Bhima saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Rabu (5/5/2021). 

Dari segi aset, Kementerian BUMN pun perlu menghitung pengalihan aset eks perusahaan negara kepada PT Perusahaan Pengelola Aset (PAA). Perhitungan aset perlu dilakukan agar ada kejelasan. 

Dalam catatannya, kinerja keuangan sejumlah perseroan terus merugi. Bahkan, prospek usaha yang menurun hingga tidak memiliki inovasi untuk bersaing dengan korporasi swasta lain. Alih-alih bukannya memberikan kontribusi kepada negara, justru merugikan negara. 

Perkaranya, pemerintah melakukan langkah penyelamatan dengan memberikan sejumlah restrukturisasi dan stimulus, sementara, setoran dividen hingga pajak tidak signifikan. Dengan begitu, keberadaan BUMN menjadi benalu bagi negara. 

"Kalau BUMN seperti perusahaan zombie atau zombie company memang sebaiknya dibubarkan karena jadi beban. Kontribusinya kecil bagi ekonomi tapi minta disuntik induknya terus. Bumn zombie juga misalnya bersaing di pasar bebas tapi minta proteksi regulasi pemerintah terus padahal bukan core di sektor yang strategis dan menguasai hajat hidup orang banyak," kata dia. 

Hingga semester II-2021, Kementerian BUMN memproyeksikan pembekuan tujuh perseroan mencapai tahap final. Aksi tersebut akan dilakukan usai pemegang saham mematangkan kajiannya. Salah satunya perihal peralihan aset kepada PPA. 

Wakil Menteri BUMN, Kartika Wirjoatmodjo merinci empat dari ketujuh BUMN yang akan dibubarkan adalah PT Kertas Kraft Aceh (Persero), PT Industri Glas (Persero), dan PT Kertas Leces (Persero), PT Merpati Nusantara Airlines (Persero).

Secara agregat, Kementerian BUMN menargetkan akan melikuidasi 14 perseroan. Namun, identitas ke-14 perseroan yang akan dibubarkan belum disampaikan secara resmi. (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD