AALI
9650
ABBA
226
ABDA
0
ABMM
2370
ACES
790
ACST
168
ACST-R
0
ADES
7275
ADHI
820
ADMF
8075
ADMG
176
ADRO
2950
AGAR
324
AGII
2090
AGRO
725
AGRO-R
0
AGRS
122
AHAP
57
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
151
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1535
AKRA
1055
AKSI
294
ALDO
835
ALKA
298
ALMI
292
ALTO
204
Market Watch
Last updated : 2022/06/28 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
537.61
-0.34%
-1.85
IHSG
6996.46
-0.28%
-19.60
LQ45
1007.64
-0.31%
-3.10
HSI
22418.97
0.85%
+189.45
N225
27049.47
0.66%
+178.20
NYSE
0.00
-100%
-14811.55
Kurs
HKD/IDR 1,888
USD/IDR 14,835
Emas
871,303 / gram

Ungkap Penyelewengan BBM Subsidi, Bareskrim Amankan Kapal Tanker

ECONOMICS
Nur Khabibi/MPI
Senin, 23 Mei 2022 18:16 WIB
Bareksrim Polri berhasil membongkar kasus penyelewengan BBM subsidi. Dalam kasus ini satu kapal tanker berisi 500.000 ton BBM subsidi diamankan.
Ungkap Penyelewengan BBM Subsidi, Bareskrim Amankan Kapal Tanker (FOTO: MNC Media)
Ungkap Penyelewengan BBM Subsidi, Bareskrim Amankan Kapal Tanker (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Badan Reserse Kriminal (Bareksrim) Polri berhasil membongkar kasus penyelewengan BBM subsidi. Dalam kasus ini satu kapal tanker berisi 500.000 ton BBM subsidi diamankan.

Dalam kasus ini, Direktorat Tipidter Bareskrim Polri menangkap 12 orang dalam kasus penyalahgunaan BBM bersubsidi di Pati, Jawa Tengah.

“Jumlah tersangka dalam kasus tersebut adalah 12 orang. Peran mereka mulai pemodal hingga operator di lapangan,” tulis keterangan dari Humas Polri yang diterima redaksi, Senin (23/5/2022).

Kegiatan penyalahgunaan BBM bersubsidi tersebut dilakukan sejak tahun 2021 dimana para pelaku menampung BBM dari sejumlah SPBU dan kemudian diangkut kendaraan dan ditulisi BBM bersubsidi.

“Solar tersebut dijual ke nelayan dengan harga dibawah harga pasar BBM non subsidi. Setiap hari para pelaku dapat mengangkut 10 ribu-15 ribu liter solar,” demikian isi rilis tersebut.

Barang bukti yang ditemukan tim Tipidter Bareskrim di lokasi Pati dan Jakarta adalah:

1. Beberapa mobil

2. BBM solar total 25 ton.

3. Satu kapal tanker BBM yang mengangkut solar hampir 500 ribu ton.


Terkait kasus tersebut, polisi akan merilis perkara para yang dimaksud pada Selasa (24/5/2022) yang akan dipimpin langsung Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komjen Agus Andrianto.

"Besok rilis di lokasi bersama kabaReskrim," kata Kadivhum Dedi Prasetyo saat dihubungi wartawan, Senin (23/5/2022).

Perihal perkara yang dimaksud, Dedi belum bisa memberikan informasi lebih jauh. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD