AALI
8250
ABBA
214
ABDA
6025
ABMM
3960
ACES
610
ACST
176
ACST-R
0
ADES
7175
ADHI
715
ADMF
8300
ADMG
167
ADRO
3960
AGAR
292
AGII
2350
AGRO
550
AGRO-R
0
AGRS
90
AHAP
85
AIMS
242
AIMS-W
0
AISA
164
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1635
AKRA
1350
AKSI
316
ALDO
655
ALKA
290
ALMI
392
ALTO
181
Market Watch
Last updated : 2022/09/30 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
534.58
0.21%
+1.10
IHSG
7040.80
0.07%
+4.60
LQ45
1011.48
0.24%
+2.44
HSI
17222.83
0.33%
+56.96
N225
25937.21
-1.84%
-484.84
NYSE
13608.29
-1.63%
-224.91
Kurs
HKD/IDR 1,939
USD/IDR 15,260
Emas
819,860 / gram

Urus SIM Pakai BPJS Kesehatan Mulai 1 Maret 2022, Dirut Ali Ghufron: Tidak Betul

ECONOMICS
Binti Mufarida
Selasa, 22 Februari 2022 18:10 WIB
Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti sebut banyak masyarakat salah persepsi tentang aturan baru terkait pengurusan dokumen.
Urus SIM Pakai BPJS Kesehatan Mulai 1 Maret 2022, Dirut Ali Ghufron: Tidak Betul (Dok.MNC Media)
Urus SIM Pakai BPJS Kesehatan Mulai 1 Maret 2022, Dirut Ali Ghufron: Tidak Betul (Dok.MNC Media)

IDXChannel - Masyarakat yang akan mengurus keperluan publik seperti SIM, STNK, melaksanakan ibadah Haji, hingga kepengurusan jual beli tanah wajib menjadi peserta BPJS Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Aturan ini tertuang dalam Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2022.

Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti menegaskan bahwa masyarakat saat ini masih banyak yang salah persepsi dengan kabar yang beredar mengatakan bahwa pengurusan keperluan publik mulai 1 Maret 2022 ini.

“Nah, itu banyak salah persepsi. Jadi masih perlu waktu itu. Jadi harus dari situ diterjemahkan dulu, membentuk tim aksi dulu, ada in aksi yang artinya merencanakan action plannya. Kemudian, meninjau peraturan perundangannya dan nanti dibikin, kayak gitu itu masih panjang,” tegas Ghufron di sela menerima penghargaan dari ISSA, Selasa (22/2/2022).

Ghufron mengatakan saat ini baru dari ATR BPN yang akan menerapkan kebijakan syarat kepesertaan BPJS untuk proses jual-beli tanah. Namun, dia menegaskan penerapan ini pun masih akan dievaluasi lagi.

“Ini banyak salah persepsi yaitu memang 1 Maret itu dari ATR BPN untuk jual beli. Dan itu pun umumnya pembeli gitu. Dan itu pun juga istilahnya dievaluasi nanti begitu.”

“Jadi yang lain-lain itu belum. Jadi seakan-akan SIM ini 1 Maret, itu nggak bener, tidak betul,” tegas Ghufron.  

Halaman : 1 2
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD