AALI
12225
ABBA
194
ABDA
6250
ABMM
2950
ACES
985
ACST
159
ACST-R
0
ADES
6200
ADHI
715
ADMF
8075
ADMG
181
ADRO
3160
AGAR
332
AGII
2050
AGRO
920
AGRO-R
0
AGRS
124
AHAP
63
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1160
AKRA
1015
AKSI
374
ALDO
945
ALKA
308
ALMI
280
ALTO
204
Market Watch
Last updated : 2022/05/27 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.29
0%
0.00
IHSG
6883.50
0%
0.00
LQ45
1009.51
0%
0.00
HSI
20697.36
2.89%
+581.16
N225
26781.68
1.44%
+378.84
NYSE
0.00
-100%
-15035.87
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,693 / gram

Warning Bagi Masyarakat Jakarta, Luhut Sebut Omicron Dapat Meningkat Cepat

ECONOMICS
Azfar Muhammad
Senin, 17 Januari 2022 13:50 WIB
Luhut menilai peningkatan kasus dalam beberapa hari terakhir harus menjadi peringatan alarm atau sebuah peringatan bagi masyarakat Jakarta.
Warning Bagi Masyarakat Jakarta, Luhut Sebut Omicron Dapat Meningkat Cepat (FOTO:MNC Media)
Warning Bagi Masyarakat Jakarta, Luhut Sebut Omicron Dapat Meningkat Cepat (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut B. Pandjaitan mengatakan peningkatan kasus dapat melonjak di DKI Jakarta seiring dengan melonjaknya varian baru Omicron

Luhut menilai peningkatan kasus dalam beberapa hari terakhir harus menjadi peringatan alarm atau sebuah peringatan bagi masyarakat Jakarta

“Omicron dapat meningkat dengan cepat. Berdasarkan proyeksi yang kami lakukan, kami kembali memprediksi bahwa peningkatan kasus berpotensi naik lebih tinggi di Provinsi DKI Jakarta jika kita tidak hati-hati. Ini adalah alarm bagi kita,” tegas Menko Luhut dalam pernyataan resmi yang diterima MPI, Senin (17/1/2022).  

Menghadapi Pandemi Covid-19, pemerintah terus berupaya untuk memitigasi kemungkinan penambahan kasus Covid-19, terutama setelah munculnya varian Omicron di Indonesia.  

“semuanya untuk mulai kembali mawas dalam memasuki varian baru Covid-19 ini dan kita harus lebih sadar lagi pengetatan protokol kesehatan,” tuturnya. 

Luhut memprediksi bahwa puncak gelombang Omicron diproyeksikan terjadi pada pertengahan Februari hingga awal Maret 2022. 

"Khusus untuk wilayah lain di Jawa Bali, kasus di Provinsi lain diluar Jakarta, Jawa Barat dan Banten relatif lebih terjaga, namun penyebaran kasus diprediksi juga akanmenyebar lebih cepat mengingat mobilitas yang terjadi di Jawa Bali sudah sangat tinggi sekali,” ungkapnya.  

Sebagai informasi, Pemerintah akan tetap menggunakan PPKM Level sebagai basis pengetatan kegiatan bagi masyarakat yang dievaluasi setiap minggunya dan menghapus asesmen dwi mingguan semata-mata untuk mengikuti perkembangan kasus Omicron yang diprediksi meningkat sangat cepat.  

(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD