sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Waspadai Potensi Banjir, Kementan Perkuat Antisipasi di Daerah Sentra Pangan

Economics editor Kunthi Fahmar Sandy
31/01/2026 07:15 WIB
Antisipasi sejak dini harus menjadi perhatian utama, terutama di daerah-daerah sentra produksi pangan yang rawan terdampak curah hujan tinggi.
Waspadai Potensi Banjir, Kementan Perkuat Antisipasi di Daerah Sentra Pangan (FOTO:Dok Kementan)
Waspadai Potensi Banjir, Kementan Perkuat Antisipasi di Daerah Sentra Pangan (FOTO:Dok Kementan)

"Produksi pangan tidak boleh terganggu. Karena itu, seluruh daerah kami minta betul-betul siap, baik dari sisi tanam, alat, maupun pengendalian hama dan penyakit tanaman,” katanya.

Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk Januari 2026, sebagian besar wilayah Indonesia masih berada pada fase musim hujan dengan intensitas yang relatif merata. 

Curah hujan kategori menengah mendominasi hingga 76,69 persen wilayah, disusul kategori tinggi 21,43 persen dan sangat tinggi 1,22 persen. Sementara wilayah dengan curah hujan rendah hanya sekitar 0,65 persen.

“Kondisi ini menunjukkan bahwa potensi genangan dan banjir perlu diwaspadai, khususnya di wilayah dengan sistem drainase yang belum optimal,” ujar Mentan Amran.

Memasuki Februari 2026, BMKG memprediksi adanya perubahan pola curah hujan. Mayoritas wilayah masih didominasi curah hujan kategori menengah sebesar 82,21 persen. 

Halaman : 1 2 3 4 5
Advertisement
Advertisement