AALI
10100
ABBA
418
ABDA
0
ABMM
1535
ACES
1410
ACST
268
ACST-R
0
ADES
2550
ADHI
1125
ADMF
7925
ADMG
234
ADRO
1745
AGAR
350
AGII
1570
AGRO
2000
AGRO-R
0
AGRS
226
AHAP
64
AIMS
515
AIMS-W
0
AISA
238
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
945
AKRA
4690
AKSI
458
ALDO
735
ALKA
248
ALMI
238
ALTO
300
Market Watch
Last updated : 2021/10/25 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
510.76
-1.06%
-5.46
IHSG
6625.70
-0.27%
-18.04
LQ45
961.32
-0.98%
-9.47
HSI
26132.03
0.02%
+5.10
N225
28600.41
-0.71%
-204.44
NYSE
0.00
-100%
-17083.15
Kurs
HKD/IDR 1,820
USD/IDR 14,160
Emas
819,389 / gram

Waspadai Varian Mu, Pemerintah Batasi Pintu Masuk Internasional, Ini Aturannya

ECONOMICS
Leonardus Kangsaputra
Senin, 20 September 2021 08:12 WIB
Pandemi Covid-19 di Indonesia memang sudah menurun secara signifikan, namun pemerintah terus berupaya melakukan antisipasi dan mencegah masuknya varian baru.
Waspadai Varian Mu, Pemerintah Batasi Pintu Masuk Internasional (Ilustrasi)

IDXChannel - Pandemi Covid-19 di Indonesia memang sudah menurun secara signifikan, namun pemerintah terus berupaya melakukan antisipasi dan mencegah masuknya varian baru seperti Mu (B.1.621). Antisipasi tersebut berupa membatasi pintu masuk internasional untuk perjalanan darat, laut dan udara yang dilakukan Kementerian Perhubungan.

Merangkum dari laman Instagram resmi Komiter Percepatan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), @lawancovid19_id, Senin (20/9/2021), pembatasan ini berlaku sejak 16 September 2021 untuk jalur darat dan laut, sementara 17 September 2021 untuk jalur udara. 

Aturan ini akan terus berlaku hingga batas waktu yang belum ditentukan. Perjalanan masuk ke Indonesia hanya bisa dilakukan melalui pintu kedatangan internasional seperti:

1.Udara
Hanya melalui bandara Soekarno-Hatta (Cengkareng) dan Bandara Sam Ratulangi  (Manado).

2.Laut
Hanya melalui pelabuhan Batam dan Nunukan (Kalimantan Utara).

3.Darat
Hanya melalui pos lintas banyak negara (PLBN) Aruk dan Entikong di Kalimantan Barat.

Berikut aturan lengkap mengenai pembatasan pintu masuk internasional:

1.Setiap pelaku perjalanan internasional wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi.

2.Setiap operator moda transportasi di titik pintu masuk perjalanan internasional wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi.

3.Penumpang baik WNA atau WNI dari luar negeri harus menunjukkan hasil negatif melalui tes PCR (H-3 keberangkatan) dan mengisi e-HAC Internasional Indonesia melalui aplikasi PeduliLindungi.

4.WNA wajib memiliki asuransi kesehatan atau perjalanan yang mencakup pembiayaan kesehatan dalam melakukan karantina maupun perawatan Covid-19 selama di Indonesia.

5.Pada saat kedatangan, dilakukan tes ulang RT PCR dan karantina selama 8x24 jam.

6.Melakukan tes ulang RT-PCR pada hari ketujuh karantina. Jika negatif diperkenankan untuk melanjutkan perjalanan setelah hari kedelapan. Jika positif maka dilakukan perawatan rumah sakit.

7.Kewajiban karantina dikecualikan kepada penumpang WNA pemegang visa diplomatik dan visa dinas terkait dengan kunjungan resmi atau kenegaraan pejabat asing setingkat menteri dan melalui skema Travel Corridor Arrangement. (NDA)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD