AALI
12925
ABBA
197
ABDA
0
ABMM
3280
ACES
1010
ACST
163
ACST-R
0
ADES
4830
ADHI
670
ADMF
8050
ADMG
187
ADRO
3310
AGAR
354
AGII
1975
AGRO
960
AGRO-R
0
AGRS
127
AHAP
61
AIMS
244
AIMS-W
0
AISA
160
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
930
AKRA
1025
AKSI
232
ALDO
925
ALKA
298
ALMI
280
ALTO
204
Market Watch
Last updated : 2022/05/20 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
542.40
0.61%
+3.27
IHSG
6918.14
1.39%
+94.81
LQ45
1015.18
0.69%
+6.97
HSI
20717.24
2.97%
+596.56
N225
26739.03
1.27%
+336.19
NYSE
0.00
-100%
-15044.52
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,664
Emas
870,562 / gram

WHO Prediksi Kematian Covid-19 Tahun 2022 di Eropa Capai 2,2 Juta Kasus

ECONOMICS
Rizky Pradita Ananda
Rabu, 24 November 2021 13:45 WIB
Setelah sempat landai dan kondusif, negara-negara di Eropa saat ini diketahui tengah mengalami kenaikan jumlah kasus positif Covid-19.
WHO Prediksi Kematian Covid-19 Tahun 2022 di Eropa Capai 2,2 Juta Kasus
WHO Prediksi Kematian Covid-19 Tahun 2022 di Eropa Capai 2,2 Juta Kasus

IDXChannel - Setelah sempat landai dan kondusif, negara-negara di Eropa saat ini diketahui tengah mengalami kenaikan jumlah kasus positif Covid-19.

Dalam pernyataan resminya, Badan Kesehatan Dunia (WHO) sendiri memprediksikan jumlah angka kematian akibat Covid-19 di Eropa bisa terus naik sampai tahun depan, sekira Maret 2022.

“Berdasarkan tren saat ini, diproyeksikan kematian akibat Covid-19 akan mencapai lebih dari 2,2 juta pada musim semi tahun 2022,” bunyi pernyataan WHO Regional Eropa, sepeti dikutip News Xinhua, Rabu (24/11/2021).

Prediksi ini muncul dengan melihat jumlah kematian di negara-negara Eropa, dilaporkan meningkat mendekati 4.200 per hari, naik dari 2.100 per hari pada akhir September lalu. Tercatat untuk 53 negara di kawasan benua Eropa, jumlah kumulatif kematian terkait Covid-19 telah melewati angka 1,5 juta kematian. Menurut Institute for Health Metrics and Evaluation, saat ini penyakit infeksi Covid-19 jadi penyebab kematian nomor satu di Eropa dan Asia Tengah.

Berdasarkan rilis media, hantaman gelombang baru yang terjadi di Eropa saat ini adalah sebagai hasil dari tiga faktor pemicu. Pertama, merebaknya virus varian delta yang diketahui lebih menular, keputusan untuk pelonggaran pembatasan, dan masih banyaknya orang yang belum divaksinasi Covid-19 sama sekali atau orang yang sudah divaksin tapi perlindungannya dari vaksin sudah menurun.

Jelang periode akhir tahun, momen ketika banyak waktu untuk berbagai perayaan. Hans Kluge, direktur regional WHO untuk Eropa, memperingatkan semua orang untuk tetap waspada dan segera divaksin. “

"Saat kita mendekati akhir tahun 2021, mari kita lakukan semua yang kita bisa dengan divaksinasi dan melakukan protokol kesehatan dalam aktivitas normal kita seperti memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, melakukan etika bersin,  danmenjaga ventilasi ruangan indoor. Dapatkan suntikan booster jika memang ditawari,” pungkas Hans. (NDA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD