AALI
9675
ABBA
290
ABDA
6325
ABMM
1385
ACES
1345
ACST
190
ACST-R
0
ADES
3570
ADHI
825
ADMF
7550
ADMG
193
ADRO
2220
AGAR
362
AGII
1445
AGRO
1445
AGRO-R
0
AGRS
172
AHAP
70
AIMS
398
AIMS-W
0
AISA
174
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1120
AKRA
810
AKSI
690
ALDO
1350
ALKA
334
ALMI
290
ALTO
248
Market Watch
Last updated : 2022/01/18 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
505.56
-0.34%
-1.74
IHSG
6614.06
-0.47%
-30.99
LQ45
944.82
-0.34%
-3.20
HSI
24112.78
-0.44%
-105.25
N225
28257.25
-0.27%
-76.27
NYSE
17219.06
-0.23%
-39.94
Kurs
HKD/IDR 1,837
USD/IDR 14,330
Emas
836,902 / gram

WHO Umumkan Varian Omicron Sudah Menyebar ke 23 Negara, Ini Daftarnya

ECONOMICS
Rizky Pradita Ananda
Kamis, 02 Desember 2021 15:21 WIB
WHO baru saja mengabarkan perkembangan teranyar dimana omicron sudah terdeteksi di 23 negara.
WHO Umumkan Varian Omicron Sudah Menyebar ke 23 Negara, Ini Daftarnya(Dok.MNC Media)
WHO Umumkan Varian Omicron Sudah Menyebar ke 23 Negara, Ini Daftarnya(Dok.MNC Media)

IDXChannel - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) baru saja mengabarkan perkembangan teranyar terkait varian Omicron yang saat ini tengah menjadi perhatian global. 

Seperti dilapor Hindustan Times, Kamis (2/12/2021), pada Rabu 1 Desember kemarin, Tedros Adhanom Ghebreyesus Direktur Jenderal WHO mengonfirmasi bahwa varian Omicron yang terdeteksi di Afrika Selatan pada November lalu, saat ini telah menyebar ke 23 negara di dunia. 

Dalam konferensi persnya, Thedros mengatakan negara-negara tersebut berasal dari lima atau enam wilayah WHO, dan jumlahnya diperkirakan akan terus meningkat. 

“WHO menanggapi perkembangan ini dengan sangat serius, begitu juga setiap negara.  Penemuan varian Omicron Covid-19 seharusnya tidak “mengejutkan kita” karena inilah yang dilakukan virus dan juga akan dilakukan virus, selama kita membiarkannya terus menyebar,” ujar Tedros. 

Mengingat ini adalah virus varian baru, Tedros menambahkan, WHO sendiri masih membutuhkan waktu dalam mempelajari varian tersebut. 

“Masih ada yang harus untuk dipelajari tentang Omicron. Seperti tentang efek penularan, tingkat keparahan penyakit, keefektivitasan tes, therapeutics dan vaksin,” lanjutnya. 

Sebagai informasi, varian Omicron pertama kali dilaporkan dari Afrika Selatan pada 24 November 2021. Selang dua hari kemudian, Jumat 26 November 2021, WHO langsung menetapkam varian Omicron sebagai varian yang harus diwaspadai, alias varian of concern (VoC) bersama dengan varian Alpha, Beta, Gamma, dan Delta. 

Berikut daftar 23 negara yang sudah melaporkan kasus positif Covid-19 terkonfirmasi dari varian Omicron. 

1. Botswana – 19 kasus. 

2. Afrika Selatan – 77 kasus. 

3. Nigeria – 3 kasus. 

4. Inggris –22 kasus.

5. Korea Selatan - 5 kasus

6.Australia – 7 kasus. 

7. Austria – 1 kasus

8. Belgia - 1 kasus. 

9. Brasil – 3 kasus. 

10. Republik Ceko – 1 kasus.

11. Perancis – 1 kasus. 

12. Jerman – 9 kasus. 

13. Hong Kong – 4 kasus.

14. Israel – 4 kasus. 

15. Italia – 9 kasus. 

16. Jepang– 2 kasus.

17. Belanda – 16 kasus.

18. Norwegia – 2 cases

19. Spanyol – 2  kasus.

20. Portugal – 13 kasus.

21. Swiss – 3 kasus.

22. Kanada – 6 kasus. 

23. Denmark – 4 kasus. 

(IND) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD