IDXChannel—Ketua Anugerah Royalti Dangdut Indonesia (ARDI), Ikke Nurjanah, mendesak Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) untuk transparan dalam perhitungan pembagian royalti.
Pedangdut ini mengatakan besaran royalti yang diterima lembaganya kini hanya Rp25 juta pada periode pertama 2025, padahal setahun sebelumnya ARDI mendapatkan royalti sebesar Rp1,5 miliar.
“Untuk periode pertama, Januari sampai dengan Juni (2025) kami diinformasikan mendapatkan Rp25 juta dari total Rp6 miliar yang didapat oleh LMKN sebagai hasil penarikan," kata Ikke di Soneta Record, Depok, Selasa (7/4/2026).
Jumlah ini membuat Ikke dan anggota lainnya mempertanyakan landasan perhitungan pihak Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN). Ikke juga mengklaim pihaknya tak dilibatkan dalam proses perhitungan royalti tersebut.
“Jika sekarang hanya Rp25 juta. Bagaimana prosesnya? kami tidak tahu. Bagaimana kami mempertanggungjawabkan hal ini kepada anggota? Ini menjadi poin besar, karena kami tidak dilibatkan sehingga angka distribusi muncul di pertengahan tahun,” ujar Ikke.