sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Dolar AS Tembus Rp18.000, Musisi Keluhkan Belanja Peralatan Musik Turut Terimbas

Ecotainment editor Niko Prayoga
07/06/2026 15:12 WIB
Dengan nilai tukar yang melemah, belanja peralatan musik yang mayoritas produk impor pun menjadi lebih mahal.
Dolar AS Tembus Rp18.000, Musisi Keluhkan Belanja Peralatan Musik Turut Terimbas. (Foto: Freepik)
Dolar AS Tembus Rp18.000, Musisi Keluhkan Belanja Peralatan Musik Turut Terimbas. (Foto: Freepik)

“Belanjaan kebutuhan alat musik jelas terdampak. Semuanya patokannya USD,” tutur Baskara.

Meski demikian, ia tidak menampikan bahwa kenaikan harga tidak hanya dirasakan dari segi harga alat musik. Melainkan semua harga kebutuhan, bahkan harga-harga kebutuhan krusial dalam kehidupan sehari-hari, juga ikut terasa naik.

“Namun, poinnya bukan hanya di situ; ini kerasa kok pengeluaran buat makan (total bulanan) dan hal-hal esensial lainnya meningkat dibanding kemarin-kemarin,” pungkas dia.

Belanja peralatan yang mahal juga dikeluhkan oleh band asal Bandung, The Changcuters. Kepada iNews Media Group (IMG), manajer sekaligus bassist, Dipa Hasibuan, juga sempat mengakui bahwa kondisi ekonomi Indonesia saat ini memberikan tekanan berat bagi musisi. 

Dipa menyebut bahwa ketergantungan musisi terhadap barang impor menjadi kendala utama ketika mata uang asing menguat. 

Halaman : 1 2 3 4
Advertisement
Advertisement