AALI
8250
ABBA
214
ABDA
6025
ABMM
3960
ACES
610
ACST
176
ACST-R
0
ADES
7175
ADHI
715
ADMF
8300
ADMG
167
ADRO
3960
AGAR
292
AGII
2350
AGRO
550
AGRO-R
0
AGRS
90
AHAP
85
AIMS
242
AIMS-W
0
AISA
164
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1635
AKRA
1350
AKSI
316
ALDO
655
ALKA
290
ALMI
392
ALTO
181
Market Watch
Last updated : 2022/09/30 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
534.58
0.21%
+1.10
IHSG
7040.80
0.07%
+4.60
LQ45
1011.48
0.24%
+2.44
HSI
17222.83
0.33%
+56.96
N225
25937.21
-1.84%
-484.84
NYSE
13608.29
-1.63%
-224.91
Kurs
HKD/IDR 1,939
USD/IDR 15,260
Emas
819,860 / gram

Dongkrak Pamor Kopi Bondowoso, Warga Lereng Ijen Raung Dilatih Jadi Barista 

ECOTAINMENT
Agung Bakti Sarasa
Selasa, 09 Agustus 2022 14:50 WIB
Sekolah Kopi Raisa atau kependekan dari Raung Ijen Sumberwringin Agropolitan, hadir di Lereng Ijen Raung, Kecamatan Sumberwringin, Kabupaten Bondowoso, Jawa Tim
Dongkrak Pamor Kopi Bondowoso, Warga Lereng Ijen Raung Dilatih Jadi Barista. Foto: MNC Media
Dongkrak Pamor Kopi Bondowoso, Warga Lereng Ijen Raung Dilatih Jadi Barista. Foto: MNC Media

IDXChannel - Bondowoso menjadi salah satu daerah penyumbang kopi di Tanah Air. Saat ini tengah dilakukan upaya untuk mendongkrak pamor kopi daerah tersebut sehingga harga jualnya naik sekaligus menciptakan lapangan kerja baru.

Salah satu caranya dengan pelatihan menjadi barista melalui sekolah kopi.

Sekolah Kopi Raisa atau kependekan dari Raung Ijen Sumberwringin Agropolitan, hadir di Lereng Ijen Raung, Kecamatan Sumberwringin, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur. 

"Kami ingin betul sekolah kopi ini menghasilkan barista bersertifikat," ujar Staf Ahli Bidang Hubungan Antar Lembaga Kementerian Pembangunan Desa dan Daerah Tertinggal, Samsul Widodo dalam keterangan resminya, Selasa (9/8/2022). 

Sekolah kopi yang diresmikan Minggu (7/8/2022) ini merupakan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang dibiayai oleh PT Astra serta didampingi oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Jember. 

"Kami ingin sekolah kopi ini bisa menguasai dari hulu sampai hilir," imbuhnya.

Menurut Samsul, Bondowoso memiliki potensi kopi yang besar. Terlebih, hadirnya Astra dan Universitas Negeri Jember menjadikan semangat Bondowoso menjadi 'republik kopi' hidup kembali. 

"Jadi bisa menghasilkan wirausaha yang bergerak di bidang kopi, tapi tak hanya produksi, melainkan juga processing di hilirnya," jelasnya.

Samsul mencontohkan, pada sektor hulu, petani kopi Bondowoso harus mampu menyasar penjualan skala ritel dan berorientasi ekspor. 

"Kami berharap petani bisa ekspor. Tak harus (menjual skala) kontainer, tapi ritel. Jadi jika ada kafe di Inggris pesan 30 kg atau 300 kilogram petani bisa mengirimkan," katanya. 

Bahkan, dia berharap ke depan daerah ini juga menjadi lokasi kunjungan wisata terkait kopi. 

"Nanti tumbuh homestay-homestay. Berharap mereka latihan di sini, belajar ke kebun dan mendapat sertifikasi (barista) di sini," kata Samsul. 

Sementara itu, Rektor Universitas Jember, Iwan Taruna, berharap Sekolah Kopi Raisa mampu meningkatkan kapasitas petani kopi lokal. Dia menilai pasar internasional sangat mengutamakan kopi berkualitas.

"Ini kopi rakyat, agar memiliki kapasitas lebih baik. Kalau prosesnya meningkat, akan menghasilkan mutu kopi yang lebih baik. Kalau mutunya meningkat dan sesuai kebutuhan pasar, maka akan lebih luas menjualnya, tak hanya di Indonesia," katanya.

Iwan memastikan pihaknya akan optimal dalam mendampingi Sekolah Kopi Raisa ini. 

"Ini sesuatu yang sangat penting untuk perkembangan kopi di Indonesia. Mudah-mudahan sekolah kopi ini bisa memberikan manfaat," ungkapnya.

Pada kesempatan itu, Head of CSR Astra, Bima Krida Pamungkas menambahkan pembiayaan terhadap Sekolah Kopi Raisa merupakan bagian dari program Desa Sejahtera Astra (DSA).

Selain menjadi produsen kopi, DSA di Bondowoso pun masuk 50 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

"Ini buah kerja nyata dari kepala desa, BUMDes, dan seluruh unsur desa lainnya. Kami akan tetap mendampingi. Di tahun ke tiga, kita kembangkan pertanian organik," katanya.

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD