AALI
12250
ABBA
190
ABDA
0
ABMM
3000
ACES
975
ACST
157
ACST-R
0
ADES
5950
ADHI
685
ADMF
8100
ADMG
179
ADRO
3200
AGAR
330
AGII
2000
AGRO
930
AGRO-R
0
AGRS
125
AHAP
62
AIMS
244
AIMS-W
0
AISA
156
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
930
AKRA
1005
AKSI
280
ALDO
905
ALKA
294
ALMI
290
ALTO
208
Market Watch
Last updated : 2022/05/24 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
543.27
1.51%
+8.07
IHSG
6914.14
1.07%
+73.37
LQ45
1015.93
1.33%
+13.36
HSI
20112.10
-1.75%
-357.96
N225
26748.14
-0.94%
-253.38
NYSE
0.00
-100%
-15035.87
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,358 / gram

Heboh Jual NFT Selfie KTP, Netizen: Kebelet Kaya Raya Seperti Ghozali

ECOTAINMENT
Intan Rakhmayanti Dewi
Senin, 17 Januari 2022 10:39 WIB
Alih-alih ingin menghasilkan cuan seperti Ghozali, ada orang yang menjual puluhan foto selfie KTP (Kartu Tanda Penduduk) di OpenSea, marketplace khusus NFT.
Heboh Jual NFT Selfie KTP, Netizen: Kebelet Kaya Raya Seperti Ghozali (FOTO:MNC Media)
Heboh Jual NFT Selfie KTP, Netizen: Kebelet Kaya Raya Seperti Ghozali (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Baru baru ini, fenomena Ghozali Everyday sedang viral di medsos. Bahkan, banyak masyarakat yang akhirnya latah terhadap tren non-fungible token (NFT), sejak Ghozali Everyday sukses menjual foto selfie dirinya dalam bentuk NFT hingga belasan miliar rupiah. 

Namun, tren ini dimanfaatkan oleh segelintir orang yang tak bertanggung jawab. 

Alih-alih ingin menghasilkan cuan seperti Ghozali, ada orang yang menjual puluhan foto selfie KTP (Kartu Tanda Penduduk) di OpenSea, marketplace khusus NFT. 

Hal ini lantas ramai dibicarakan di media sosial, khususnya di Twitter. Warganet geram  terhadap tingkah laku para manusia tidak bertanggung jawab ini. 

"Terkutuklah orang2 latahan yang jadiin opensea jadi tempat sampah, NFT yang harusny mensejahterakan kreator seni malah dijadiin ladang "yang penting cuan" dengan hal sampah,' ujar akun @cryptofess_ 

Tweet tersebut juga membagikan foto tangkapan layar akun yang menjual foto KTP di Opensea yang bernama Indonesia Identity Card (KTP) Collection. 

Tak butuh waktu lama, warganet pun iku geram dengan akun yang menjajakan KTP dalam bentuk NFT di Opensea. 

"Indonesia tidak ramah utk seniman. OpenSea dijajah, trakteer dijajah, musik dibajak, caption puisi dijiplak tanpa kasih sumber, desainer grafis dibayar seikhlasnya, konten kreator sering dipekerjakan di luar desc job,"  ujar seorang warganet. 

"Ah yes, orang-orang indon dengan segala ke-fomo-annya. ngga akan pernah siap sama era internet 4.0 yang diidam-idamkan oleh pemerintah," kata yang lain. 

"udh dibilang ge apa rakyat Indonesia itu masih pada kolot,blm siap dengan kemajuan teknologi ,ga mikirin resiko apa yg terjadi," sahut warganet lainnya. 

"Baru juga terjun di nft, malah buming si gojali jadi rangorang ngikutin dia ,hadeuh," tutur warganet. 

"Astaga org2 kok pada kebelet kaya raya spt ghozali. pantes aja NFT dulu hanya org2 tertentu yg tau haha, kalo udh dikenal luas beh org2 tren latah pada ikutan," ujar lainnya. 

Menurut pantauan, Saat ini akun Indonesian Identity Card (KTP) Collection sudah tidak bisa diakses. Kemungkinan akun tersebut telah dihapus oleh pihak Opensea atau pemilik akun itu sendiri.

(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD