AALI
9800
ABBA
292
ABDA
6750
ABMM
1400
ACES
1350
ACST
195
ACST-R
0
ADES
3650
ADHI
830
ADMF
7600
ADMG
194
ADRO
2260
AGAR
362
AGII
1475
AGRO
1485
AGRO-R
0
AGRS
148
AHAP
70
AIMS
404
AIMS-W
0
AISA
173
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1130
AKRA
810
AKSI
740
ALDO
1380
ALKA
358
ALMI
290
ALTO
222
Market Watch
Last updated : 2022/01/17 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
507.30
-0.48%
-2.43
IHSG
6645.05
-0.72%
-48.35
LQ45
948.02
-0.52%
-4.93
HSI
24218.03
-0.68%
-165.29
N225
28333.52
0.74%
+209.24
NYSE
0.00
-100%
-17259.00
Kurs
HKD/IDR 1,836
USD/IDR 14,319
Emas
838,644 / gram

Jokowi Mau Ganti PNS dengan Robot, Negara Ini Sudah Menggunakannya untuk Polisi

ECOTAINMENT
Intan Rakhmayanti
Selasa, 30 November 2021 15:34 WIB
Polisi Dubai mengenalkan petugas robot pertama mereka, Reem, yang diberikan tugas untuk berpatroli di mal-mal kota dan tempat wisata.
Polisi Dubai mengenalkan petugas robot pertama mereka, Reem, yang diberikan tugas untuk berpatroli di mal-mal kota dan tempat wisata. (Foto: BBC)
Polisi Dubai mengenalkan petugas robot pertama mereka, Reem, yang diberikan tugas untuk berpatroli di mal-mal kota dan tempat wisata. (Foto: BBC)

IDXChannel - Belakangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) berulang kali mewacanakan penggantian Pegawai Negeri Sipil (PNS) dengan robot maupun teknologi.

Bicara soal penggantian pegawai pemerintah dengan robot atau teknologi, Dubai sudah lebih dulu menerapkan hal ini.

Beberapa waktu lalu, polisi Dubai mengenalkan petugas robot pertama mereka, Reem, yang diberikan tugas untuk berpatroli di mal-mal kota dan tempat wisata.

Melansir BBC, masyarakat dapat menggunakannya untuk melaporkan kejahatan, membayar denda, dan mendapatkan informasi dengan mengetuk layar sentuh di dada robot tersebut.

Data yang dikumpulkan oleh robot akan dibagikan dengan otoritas transportasi dan lalu lintas.

Pemerintah Dubai mengatakan tujuannya yakni 25% kekuatan menjadi robot pada tahun 2030, namun tetap mereka tidak akan menggantikan manusia.

"Kami tidak akan mengganti petugas polisi kami dengan alat ini," kata Brigjen Khalid Al Razooqi, director general of smart services Dubai Police.

"Tetapi dengan jumlah orang di Dubai yang meningkat, kami ingin merelokasi petugas polisi sehingga mereka bekerja di area yang tepat dan dapat berkonsentrasi untuk menyediakan kota yang aman," imbuhnya.

Halaman : 1 2
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD