sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Korsel Terbitkan Travel Warning ke Bali, Kemenpar Akan Koordinasi dengan Kemenlu

Ecotainment editor Mei Sada
11/04/2026 12:06 WIB
Kemenpar akan berkoordinasi dengan Kemenlu untuk langkah diplomatik.
Korsel Terbitkan Travel Warning ke Bali, Kemenpar Akan Koordinasi dengan Kemenlu. (Foto: MNC Media)
Korsel Terbitkan Travel Warning ke Bali, Kemenpar Akan Koordinasi dengan Kemenlu. (Foto: MNC Media)

IDXChannel—Merespons penerbitan travel warning dari pemerintah Korea Selatan soal keamanan wisata di Bali, Kementerian Pariwisata menyatakan akan berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri.  

Sebelumnya, Kedutaan Besar Korea Selatan di Indonesia menerbitkan imbauan pada 1 April 2026 setelah muncul kasus kejahatan serius yang menargetkan warga negara asing di sejumlah destinasi wisata di Bali.

Beberapa lokasi populer yang disoroti di antaranya Jimbaran, Seminyak, hingga Canggu. Dalam peringatannya, pemerintah Korea Selatan meminta warganya untuk meningkatkan kewaspadaan selama berkunjung ke Bali. 

Menanggapi hal tersebut, Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa menegaskan pihaknya terus melakukan koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia sebagai leading sector dalam hubungan diplomatik.

“Kami akan terus berkoordinasi dengan Kemlu. Pendekatan diplomatik juga terus dilakukan, karena memang Kemlu yang menjadi leading sector untuk hubungan dengan luar negeri,” ujar Ni Luh saat ditemui di Lapangan Aldiron, Jakarta Selatan, Sabtu (11/4/2026).

Ni Luh menjelaskan, meski adanya travel warning, data kunjungan wisatawan asal Korea Selatan ke Indonesia khususnya Bali masih menunjukkan tren positif. 

Ia juga menekankan bahwa Korea Selatan merupakan salah satu pasar wisatawan penting bagi Indonesia, bahkan masuk dalam daftar 10 besar negara penyumbang wisatawan mancanegara.

“Sampai saat ini kami lihat dari data kunjungan masih terus terjadi dari Korea Selatan ke Indonesia. Korea Selatan ini masih menjadi bagian dari top 10 kedatangan wisatawan ke Indonesia. Kita harapkan bisa terus diperkuat dan dijaga,” jelasnya.

Ia mengatakan, pemerintah akan terus memantau perkembangan situasi dan mengikuti arahan dari Kementerian Luar Negeri terkait langkah-langkah lanjutan yang perlu diambil.

“Kalau ada arahan dari Kemlu tentu akan kita perhatikan terus,” tuturnya.

Pemerintah Indonesia pun diharapkan dapat menjaga keamanan dan kenyamanan wisatawan guna mempertahankan kepercayaan pasar internasional.


(Nadya Kurnia)

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement