“Coba bayangkan, hidung kita itu kan seperti filter udara. Setiap hari hidung menangkap debu, polusi, alergen, hingga lendir-lendir. Kalau filternya kotor dan tidak pernah dibersihkan, lama-lama fungsinya bisa kurang optimal,” jelas dia.
Ia juga meluruskan kekhawatiran masyarakat mengenai cairan yang berisiko masuk ke saluran pernapasan bagian dalam atau paru-paru. Menurutnya, mekanisme cuci hidung cukup sederhana dan aman.
“Nah, cuci hidung itu membantu membersihkan filter alami tersebut, dan tenang, larutan cuci hidung itu hanya mengalir di rongga hidung kita untuk membantu membawa keluar lendir dan partikel yang menempel. Cairannya tidak diarahkan ke paru-paru seperti yang sering dikhawatirkan,” tambah dr. Gia.
Kunci utama agar cuci hidung terasa aman dan efektif terletak pada penggunaan larutan yang tepat serta teknik yang sesuai petunjuk.
“Kuncinya adalah menggunakan teknik yang benar dan larutannya harus khusus untuk cuci hidung. Salah satunya cairan seperti hidung yang mengandung 100 persen sea water (nasal spray) dengan 80 mineral alami,” papar dia.