sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Kisah Sukses Pendiri Artotel, dari Busboy hingga Jadi Operator 100 Hotel Lebih

Inspirator editor Kurnia Nadya
11/10/2024 18:32 WIB
Pekerjaan pertama Erastus di bidang perhotelan adalah busboy, yakni karyawan hotel yang bertugas membersihkan meja makan di restoran hotel.
Kisah Sukses Pendiri Artotel, dari Busboy hingga Jadi Operator 100 Hotel Lebih. (Foto: YouTube/Indonesia Property Channel)
Kisah Sukses Pendiri Artotel, dari Busboy hingga Jadi Operator 100 Hotel Lebih. (Foto: YouTube/Indonesia Property Channel)

Bisnis Artotel mulai terguncang saat pandemi COVID-19, sama seperti perusahaan perhotelan lainnya. Pembatasan fisik berbulan-bulan membuat dana perusahaan terus tergerus. Baru pada saat itulah Artotel mulai melakukan fundraising. 

Saat mengajukan fundraising ini, pandemi masih berlangsung. Erastus mengaku pemodal asing menolaknya, karena investor asing kurang yakin dengan prospek bisnis perhotelan dan pariwisata di Indonesia. 

Tawaran fundraising itu justru diterima oleh investor lokal, yang memang memiliki keyakinan bahwa pariwisata di Indonesia masih menjanjikan. Berkat fundraising itu, Artotel bisa berekspansi sebagai operator hotel dalam waktu yang sangat singkat. 

“Sebelum 2019 itu Artotel ada 14 hotel, kemudian pada 2023 sudah 102 hotel. Jadi dalam satu tahun setengah. Kami hanya operator, aset bangunannya bukan milik kami. Hotel yang kami miliki itu dua,” kata Erastus. 

Erastus menjelaskan alasan mengapa pemilik hotel bekerja sama dengan operator. Menurutnya, tidak semua pemilik aset mengerti cara mengelola asetnya. Pada ceruk inilah operator hotel dibutuhkan. 

Halaman : 1 2 3 4 5
Advertisement
Advertisement