AALI
8700
ABBA
232
ABDA
6025
ABMM
4380
ACES
640
ACST
189
ACST-R
0
ADES
7050
ADHI
750
ADMF
8400
ADMG
167
ADRO
3940
AGAR
286
AGII
2440
AGRO
615
AGRO-R
0
AGRS
99
AHAP
101
AIMS
244
AIMS-W
0
AISA
147
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1640
AKRA
1350
AKSI
328
ALDO
685
ALKA
286
ALMI
400
ALTO
173
Market Watch
Last updated : 2022/09/28 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
540.11
0.46%
+2.49
IHSG
7130.96
0.26%
+18.51
LQ45
1021.01
0.49%
+5.02
HSI
17441.20
-2.35%
-419.11
N225
26029.38
-2.04%
-542.49
NYSE
13541.76
-0.29%
-38.64
Kurs
HKD/IDR 1,938
USD/IDR 15,230
Emas
794,809 / gram

Menilik Kisah Inspiratif Roti Bakar Eddy, Eks Penjual Koran yang Memiliki 9 Cabang

INSPIRATOR
Aiq Haidar/SEO
Kamis, 15 September 2022 16:01 WIB
Kisah inspiratif Roti Bakar Eddy berikut ini mampu memotivasi banyak orang. Pasalnya, Restoran yang menawarkan menu roti bakar ini ramai diserbu pelanggan.
Menilik Kisah Inspiratif Roti Bakar Eddy, Eks Penjual Koran yang Memiliki 9 Cabang (Foto: MNC Media)
Menilik Kisah Inspiratif Roti Bakar Eddy, Eks Penjual Koran yang Memiliki 9 Cabang (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Kisah inspiratif Roti Bakar Eddy berikut ini mampu memotivasi banyak orang. Pasalnya, Restoran yang menawarkan menu roti bakar ini begitu ramai diserbu pelanggan.

Roti Bakar Eddy merupakan salah satu destinasi kuliner yang cukup terkenal di daerah Ibu Kota Jakarta, terkhusus di Jakarta Selatan. Berkat tangan dari Eddy dan semangat yang pantang menyerah, bisnis yang Ia bangun semakin maju dan berkembang hingga saat ini.

Lantas, bagaimana kisah inspiratif dari Roti Bakar Eddy? Berikut ini telah kami rangkum kisahnya dari berbagai sumber tepercaya. Simak kisah inspiratif ini sampai selesai!

Kisah Inspiratif Roti Bakar Eddy

Pada 1966 Eddy memutuskan untuk merantau ke Ibu kota Jakarta untuk bekerja sebagai karyawan di sebuah warung roti bakar kaki lima. Saat itu dirinya masih berusia 15 tahun. Selain bekerja sebagai pedagang kaki lima, Eddy juga pernah berprofesi sebagai penjual koran.

Kehidupan yang sangat keras dijalanan Ibu kota telah Eddy rasakan sejak remaja. Namun Ia tetap semangat menjalankan segala cobaan selama ini.

Diketahui sebelum berjualan roti bakar, ternyata Eddy sudah lebih dulu berjualan lontong sayur dan bubur ayam di kawasan Blok M, Jakarta Selatan.

Tak jarang Ia harus berurusan dengan petugas keamanan dan ketertiban kota saat sedang berjualan. Gerobak yang Ia miliki sempat harus berpindah-pindah tempat lantaran penggusuran yang dilakukan petugas.

Pada tahun 1971 akhirnya ia memutuskan untuk membuka usaha sendiri dengan berjualan produk serupa yaitu roti bakar. Ternyata kenyataan tak sesuai yang diharapkan. Usaha roti bakar miliknya tak menarik banyak pelanggan.

Hal itu disebabkan karena ia belum menemukan lokasi berjualan yang tepat sasaran lantaran sering berpindah-pindah tempat. Pendapatan yang diperoleh pun tak sebanding dengan usahanya kala itu.

Namun seiring berjalannya waktu, Eddy akhirnya mampu menjaring banyak pelanggan, Ia telah menemukan lokasi yang strategis untuk menjual roti bakarnya. Perlahan-lahan usahanya mulai berkembang.

Tak selesai sampai disitu, Edy harus rela mengalami pengalaman pahit karena bangkrut pada tahun 1980-an karena peraturan masyarakat dilarang keluar malam pasca kerusuhan yang terjadi di Blok M.

Lantas, hal itu tak membuat Eddy patah semangat, Ia kembali berjualan setelah kejadian itu mereda, dan seiring berputarnya waktu, Roti Bakar Eddy semakin dikenal oleh banyak kalangan.

Memiliki ciri khas roti besar, lembut, dan garing membuat para konsumen menyukai roti bakar tersebut. Tak hanya itu, roti bakar Eddy juga memiliki varian rasa yang lengkap untuk isiannya.

Kini kurang lebih ada sekitar 9 cabang yang tersebar di wilayah Blok M, Ciputat, Senayan, hingga Mampang. Ada pula sekitar puluhan karyawan yang telah dikerjakan oleh Eddy.

Demikianlah kisah inspiratif Roti Bakar Eddy, Semoga informasi ini dapat memotivasi banyak orang serta bermanfaat untuk Anda.

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD