AALI
9950
ABBA
390
ABDA
0
ABMM
1475
ACES
1240
ACST
234
ACST-R
0
ADES
2890
ADHI
1030
ADMF
7700
ADMG
192
ADRO
1805
AGAR
340
AGII
1520
AGRO
2010
AGRO-R
0
AGRS
174
AHAP
66
AIMS
460
AIMS-W
0
AISA
208
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
900
AKRA
4110
AKSI
420
ALDO
1055
ALKA
244
ALMI
234
ALTO
270
Market Watch
Last updated : 2021/12/02 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
504.09
1.18%
+5.89
IHSG
6537.83
0.46%
+30.15
LQ45
941.65
1.08%
+10.11
HSI
23713.36
0.23%
+54.44
N225
27750.67
-0.66%
-184.95
NYSE
16133.89
-1.13%
-185.08
Kurs
HKD/IDR 1,840
USD/IDR 14,350
Emas
821,641 / gram

Viral! Bergaji Rp2,7 Juta Sebulan Tetap Bisa Nabung dan Bayar Sekolah Anak

INSPIRATOR
Muhammad Sukardi
Selasa, 16 November 2021 10:20 WIB
Mahalnya biaya hidup di ibu kota menimbulkan perdebatan di kalangan netizen terkait upah layak.
Viral! Bergaji Rp2,7 Juta Sebulan Tetap Bisa Nabung dan Bayar Sekolah Anak. (Foto: MNC Media)
Viral! Bergaji Rp2,7 Juta Sebulan Tetap Bisa Nabung dan Bayar Sekolah Anak. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Mahalnya biaya hidup di ibu kota menimbulkan perdebatan di kalangan netizen terkait upah layak. Banyak di antaranya yang menilai gaji dibawah Rp3 juta sangat sulit untuk bertahan hidup di tengah mahalnya biaya yang harus dibayar.

Namun, akun Instagram @feti_ira36 ini justru membantah anggapan gaji di bawah Rp3 juta membuat hidup lebih sulit. Bahkan, dia membuktikan hal itu dengan menghitung pemasukan sebesar Rp2,7 juta tetapi tetap bisa menabung dan membayar biaya sekolah anak.

Dia pun tak ragu untuk membagikan ilmu atur pemasukan tersebut kepada netizen lain. Bahkan, dia membuktikan bahwa pendapatan yang terbilang kecil tidak menutup kemungkinan untuk bisa menabung.

So, bagaimana akun @feti_ira36 mengatur pemasukannya dengan nominal Rp2,7 juta untuk sebulan?

Jika kita melihat di corat-coret pertama, dia menuliskan kewajiban. Di situ ada pengeluaran biaya sewa rumah, listrik, SPP anak, kuota internet, hingga pengeluaran lain-lain. Di biaya kewajiban ini, Feti mengeluarkan uang Rp1.550.000.

Lalu, ada kebutuhan wajib. Ini berisi pengeluaran membeli gas, belanja bulanan, belanja mingguan, dan perlengkapan anak. Biaya ini totalnya Rp790.000.

Sebetulnya ada biaya beli beras, namun di waktu ia membagikan 'corat coret pengeluaran' itu, Feti sedang ada rezeki dapat kiriman beras dari mertuanya. Jadi, biaya beras tidak dimasukkan.

Kemudian, kebutuhan lainnya yang berisi jajan anak dan bensin kendaraan yang totalnya Rp190.000.

Dari ketiga pengeluaran tersebut, Feti mengeluarkan total uang Rp2.530.000, artinya masih ada sisa Rp170.000 yang mana uang tersebut dia sisihkan untuk sedekah, dana darurat, funtime, dan orangtua yang tidak berupa uang.

Dalam keterangan foto, Feti menjelaskan bahwa dirinya sadar bahwa saat membahas keuangan, akan selalu ada pro dan kontra. "Tapi di sini aku cuma berusaha untuk berbagi cerita aku saja," tulisnya di unggahan yang dibagikan 3 November 2021.

Feti pun menjelaskan bahwa pengeluaran setiap keluarga itu berbeda-beda, tidak ada yang sama. "Untuk keluargaku, Alhamdulillah kita punya penghasilan segini yang harus bisa dikelola dengan baik dan bijak," jelasnya.

Ia menambahkan, cukup tidaknya penghasilan itu tergantung cara mengelolanya. Mau berpenghasilan besar ataupun kecil, sama saja. Hidup itu sawang sinawang. Sedikit belum tentu kurang dan banyak belum tentu cukup.

"Selain bersyukur juga harus ikhlas. Biasanya ilmu ikhlas itu lebih sulit dari bersyukur," tambah Feti.

Lantas apa kata netizen?

"Mbak mau tanya, mbak enggak jajan skincare, ya?" tanya catatangen***.

"Ada pepatah bilang, 'kebutuhan hidup itu murah, yang mahal gaya hidup'. Benar enggak nih?" komen @winsta***.

"Hebat banget bunda. Saya masih belajar mengatur keuangan seusai pendapatan. Doakan semoga bisa kayak bunda, selalu bisa merasa cukup," ujar @meeaazu****. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD