sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Adu Kuat Bank Digital, Analis Soroti Sederet Saham Ini

Market news editor TIM RISET IDX CHANNEL
10/09/2026 06:28 WIB
Persaingan bank digital memasuki babak baru, dengan fokus bergeser dari sekadar mengejar pengguna dan kredit menuju kemampuan menguasai dana murah dan kredit.
Adu Kuat Bank Digital, Analis Soroti Sederet Saham Ini. (Foto: Magnific)
Adu Kuat Bank Digital, Analis Soroti Sederet Saham Ini. (Foto: Magnific)

Namun, penyaluran kredit masih banyak bergantung pada platform dan mitra pembiayaan. Kondisi tersebut membuat ROE annualized ARTO masih sekitar 6 persen.

Posmarito juga menyoroti pemberitaan Bloomberg mengenai Jerry Ng dan investor lainnya yang disebut tengah mengkaji sejumlah opsi yang melibatkan ARTO dan PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN), termasuk kemungkinan merger. Namun, hingga kini belum ada konfirmasi dari kedua perusahaan terkait transaksi tersebut.

Menurut UOB Kay Hian, apabila terealisasi, kemampuan BFIN dalam pembiayaan beragunan, jaringan distribusi fisik, tenaga penjualan, dan penagihan dapat membantu ARTO memonetisasi basis nasabah serta dana yang telah dihimpunnya.

Opsi tersebut tidak harus berupa merger. Kemitraan, pertukaran saham, pembentukan perusahaan induk, ataupun masuknya investor strategis baru juga dapat memberikan manfaat serupa.

Namun, re-rating saham ARTO tetap akan bergantung pada apakah aksi korporasi tersebut mampu memperluas origination kredit dan menciptakan jalur yang kredibel menuju ROE dua digit secara berkelanjutan, tanpa premi akuisisi atau dilusi yang berlebihan.

Halaman : 1 2 3 4 5 6 7 8 9
Advertisement
Advertisement