Namun, laba usaha justru turun tajam akibat penurunan pendapatan dan kenaikan beban operasional.
Pendapatan perseroan tercatat Rp3,74 triliun, sedikit turun dari 2024. Penurunan ini terutama berasal dari melemahnya kinerja salah satu entitas anak.
Untuk memastikan seluruh saham terserap, BNBR juga menyiapkan pembeli siaga yang akan menyerap sisa saham yang tidak diambil investor.
Langkah ini memberi kepastian bahwa target pendanaan tetap tercapai, sekaligus memperkuat struktur permodalan perseroan.
JGLE
PT Graha Andrasentra Propertindo Tbk (JGLE) berencana melakukan penambahan modal melalui rights issue senilai sekitar Rp414 miliar guna memperkuat bisnis dan mengambil alih mayoritas saham PT Jungleland Asia (JLA).