Rights issue ini tidak akan mengubah pengendali perseroan. AE akan bertindak sebagai pembeli siaga yang menyerap saham tidak diambil investor, sekaligus berpotensi menjadi pemegang saham baru setelah transaksi rampung.
VKTR
PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) berencana melakukan penambahan modal melalui skema rights issue atau Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) dengan menerbitkan sebanyak-banyaknya 21,87 miliar saham baru.
Langkah ini akan dimintakan persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan berlangsung pada 19 Mei 2026.
Manajemen menyebut, seluruh saham baru tersebut akan memiliki hak yang sama dengan saham lama, termasuk hak atas dividen, dan akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia.
Dana hasil rights issue, setelah dikurangi biaya emisi, akan digunakan untuk memperkuat modal kerja serta penyertaan modal ke entitas anak guna mendukung pengembangan bisnis ke depan. Rinciannya akan disesuaikan dengan kondisi saat pelaksanaan.