Perseroan memperkirakan aksi korporasi ini akan berdampak positif terhadap kondisi keuangan, terutama melalui peningkatan ekuitas dan penguatan struktur permodalan. Hal ini diharapkan mendorong pertumbuhan pendapatan dan profitabilitas dalam jangka panjang.
Namun, bagi pemegang saham yang tidak mengeksekusi haknya, potensi dilusi kepemilikan bisa mencapai maksimum 33,33 persen.
Jika seluruh saham baru terserap, jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh VKTR akan meningkat dari 43,75 miliar menjadi 65,62 miliar saham.
Perseroan menargetkan proses rights issue ini dapat rampung pada kuartal III 2026, setelah memperoleh pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
UNSP
PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP) berencana melakukan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) melalui skema private placement guna memperbaiki kondisi keuangan.