Aksi korporasi ini akan dilakukan dengan mengonversi sebagian utang perseroan menjadi saham baru.
Dalam keterbukaan informasi, manajemen menyebutkan total utang yang akan dikonversi mencapai sekitar Rp4,35 triliun.
Nilai tersebut akan ditukar menjadi sekitar 14,5 miliar saham baru seri B dengan nilai nominal Rp100 per saham dan harga pelaksanaan Rp300 per saham.
Langkah ini diambil seiring tekanan keuangan yang dihadapi perseroan, di mana liabilitas tercatat jauh melebihi total aset dan modal kerja bersih berada di posisi negatif.
Melalui konversi utang menjadi ekuitas, UNSP menargetkan struktur permodalan yang lebih sehat, penurunan beban bunga, serta perbaikan arus kas ke depan.