Manajemen PADA menegaskan, informasi dan fakta material terkait pengambilalihan saham ini tidak berdampak negatif terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha Perseroan.
Selain itu, aksi korporasi tersebut juga dipastikan tidak mengurangi hak-hak para pemegang saham.
Hingga Rabu (4/2/2026), saham PADA anjlok 6,56 persen ke Rp228 setelah sehari sebelumnya melesat 25,77 persen hingga menyentuh auto reject atas (ARA).
(DESI ANGRIANI)