IDXChannel — PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) diproyeksikan memasuki siklus pertumbuhan baru pada tahun ini. Sebab, masa transisi operasional yang terjadi sepanjang 2025 mulai berakhir dan membuka peluang pertumbuhan kinerja lebih kuat.
Riset terbaru BRI Danareksa Sekuritas yang diterbitkan pada 29 Juni 2026, AMMN berada pada awal siklus pertumbuhan baru, ditopang oleh peningkatan produksi Tambang Batu Hijau Fase 8 serta kontribusi bisnis hilirisasi yang mulai menghasilkan produk logam bernilai tambah lebih tinggi.
“AMMN memasuki siklus pertumbuhan laba yang signifikan pada 2026 setelah melewati masa transisi pengembangan Fase 8 Batu Hijau,” ujar Analis BRI Danareksa Sekuritas Andhika Audrey Eko Nugroho dalam risetnya, dikutip Kamis (2/7/2026).
Andhika menerangkan, indikasi pemulihan tersebut terlihat pada kuartal I-2026 ketika volume bijih segar yang ditambang meningkat menjadi 38 juta ton, dibandingkan sekitar 1 juta ton pada periode yang sama tahun sebelumnya.