AALI
9450
ABBA
278
ABDA
6050
ABMM
2490
ACES
720
ACST
174
ACST-R
0
ADES
6125
ADHI
755
ADMF
8150
ADMG
174
ADRO
3150
AGAR
312
AGII
2340
AGRO
840
AGRO-R
0
AGRS
116
AHAP
95
AIMS
252
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1530
AKRA
1215
AKSI
268
ALDO
750
ALKA
288
ALMI
298
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/11 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
542.41
1.11%
+5.93
IHSG
7160.39
1.05%
+74.15
LQ45
1018.33
1.04%
+10.53
HSI
20082.43
2.41%
+471.59
N225
0.00
-100%
-27999.96
NYSE
0.00
-100%
-15264.79
Kurs
HKD/IDR 160
USD/IDR 14,765
Emas
848,754 / gram

Analis Sebut IHSG Cenderung Konsolidasi, Emiten Properti Berpotensi Menguat

MARKET NEWS
Anggie Ariesta
Selasa, 29 Maret 2022 09:55 WIB
Saham sektor properti kembali bergeliat menurut Aria memang selama pandemi agak keliatannya sulit untuk sektor properti karena cenderung tertekan.
Analis Sebut IHSG Cenderung Konsolidasi, Emiten Properti Berpotensi Menguat
Analis Sebut IHSG Cenderung Konsolidasi, Emiten Properti Berpotensi Menguat

IDXChannel -  Presiden Direktur CSA Institute, Aria Santoso melihat dengan adanya sentimen global seperti lockdown di China dan persepsi dari dunia dengan harga komoditas yang melemah, pemulihan dari bisnis dari emiten dengan bobot besar bisa menopang laju bursa agar tetap baik.

"Oleh karena itu untuk Indeks Harga Saham Gabungan khususnya di hari ini diperkirakan akan cenderung berkonsolidasi di area-area saat ini sedang bergerak," ujar Aria dalam Power Breakfast IDX, Selasa (29/3/2022).

Saham sektor properti kembali bergeliat, menurut Aria memang selama pandemi agak keliatannya sulit untuk sektor properti karena cenderung tertekan. Hal itu membuat masyarakat menahan diri untuk berinvestasi di instrumen yang kurang likuid.

"Tetapi bagaimana kebutuhan masyarakat itu masih ada, kemudian larisnya dari sektor properti di tahun 2021-2022 diperkirakan juga masih akan berlanjut bahkan untuk yang produk di kisaran Rp300-1 miliar itu masih cukup besar dari animo masyarakat," jelas Aria.

Menurut Aria, ada beberapa emiten yang membukukan penjualan yang cukup baik di 2021. Secara perlahan tahun 2022-2023 merupakan momentum yang baik dimana harga yang ditawarkan juga ada kemudahan dari sisi potongan harga dari developer.

"Kebutuhan akan bisnis sekarang mulai ada jadi kebutuhan sektor properti bagi developer yang memiliki lahan dekat dengan IKN akan menghirup angin segar juga karena akan ada proyek pertumbuhan skala besar," ujar Aria.

Secara portfolio, lanjut Aria, boleh mulai masuk masa akumulasi karena pemulihan pandemi sudah terlihat jadi bisa dipilih emiten yang murah dan berprospek cukup baik.

"Saya rekomendasikan mulai akumulasi khususnya di memasuki pertengahan tahun 2022 dan kedepannya akan jadi satu primadona yang baru nanti yang pemulihan bisnis ini terjadi di Indonesia," katanya.

Saham-saham rekomendasi Aria Santoso yang bisa dikoleksi antara lain:
BJBR 1460 - 1660 BUY
PSSI 454 - 476 BUY
BSDE 1005 - 1080 BUY
JPFA 1610 -1790 BUY

(NDA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD