Uni Eropa merespons keras dengan merencanakan pertemuan darurat. Blok ekonomi terbesar ketiga di dunia tersebut mempertimbangkan aksi balasan berupa tarif pada barang-barang AS senilai 93 miliar Euro serta pembatasan akses perbankan bagi Amerika.
Ketidakpastian ini memicu pelarian modal ke aset aman. Harga emas spot terbang ke rekor tertinggi baru di level USD4.745,92 per ons, naik 1,4 persen.
Di pasar surat utang, imbal hasil (yield) Treasury AS tenor 10-tahun terkerek naik ke level 4,288 persen karena kekhawatiran pecahnya perang dagang transatlantik.
Di tengah gejolak ini, pasar juga menantikan putusan Mahkamah Agung AS terkait legalitas penggunaan wewenang darurat presiden dalam menetapkan tarif. Jika pengadilan memutuskan Trump bersalah, tekanan di pasar saham diproyeksi mereda.
Namun, investor cenderung bersikap defensif sembari memantau rilis kinerja keuangan emiten kuartal ini yang diproyeksikan tumbuh 12 persen hingga 15 persen.
(DESI ANGRIANI)