Dalam kasus terbaru, DBS Group membantah rumor merger antara anak usahanya, PT Bank DBS Indonesia, dengan BBCA. Kabar yang beredar di media sosial tersebut sebelumnya dikaitkan dengan lonjakan saham BBCA hingga 7 persen pada Rabu (28/10) lalu.
Mengutip The Straits Times, Kamis (29/10/2026), juru bicara DBS menegaskan bahwa rumor tersebut tidak benar.
Nurkholis menilai spekulasi mengenai kemungkinan kombinasi bisnis juga tidak seharusnya langsung disamakan dengan aksi akuisisi terhadap saham pengendali BBCA.
“Karena itu, kami menilai rumor terbaru tersebut belum memiliki dasar yang kuat dan mengingatkan agar spekulasi itu tidak ditafsirkan sebagai sinyal bahwa transaksi akan segera terjadi,” tulis Nurkholis.
Di sisi lain, penurunan valuasi BBCA memang menciptakan latar yang lebih menarik bagi investor strategis.