Aktivitas penukaran baterai telah mencapai lebih dari 1,7 juta kali per bulan, dengan total jarak tempuh dalam ekosistem tersebut melampaui 135 juta kilometer.
Di tengah peningkatan kontribusi bisnis non-batu bara, TOBA masih mempertahankan bisnis pertambangan batu bara sebagai bagian dari portofolionya selama masa transisi.
Meski pendapatannya turun 4,1 persen menjadi USD34,9 juta, profitabilitas segmen tersebut membaik.
Laba kotor pertambangan batu bara meningkat menjadi USD9,3 juta dari USD1,3 juta, dengan margin kotor naik menjadi 26,6 persen dari 3,5 persen. Adjusted EBITDA segmen ini juga berbalik menjadi positif USD1,3 juta dari sebelumnya rugi USD11,1 juta.
Di tingkat konsolidasi, perubahan komposisi bisnis tersebut tercermin pada kinerja TOBA selama semester I-2026.