Permodalan perseroan menunjukkan penguatan signifikan, dengan rasio kecukupan modal (CAR) mencapai 50,60 persen, naik dari 35,81 persen pada periode yang sama tahun sebelumnya. Tingginya CAR mencerminkan kapasitas ekspansi yang kuat serta perbaikan manajemen risiko.
Eri menambahkan, capaian laba pada kuartal pertama ini bahkan melampaui target internal perseroan.
“Kami optimistis dapat melanjutkan tren kinerja positif sepanjang 2026, didukung kepercayaan nasabah, pemegang saham, serta komitmen seluruh karyawan dalam menjalankan prinsip kehati-hatian,” jelasnya.
Ke depan, BNC juga tengah menyiapkan peluncuran layanan Buy Now Pay Later (BNPL) pada 2026 sebagai bagian dari penguatan layanan digital dan perluasan akses pembiayaan bagi nasabah. Dari sisi pasar modal, saham BBYB turut mencatatkan sentimen positif setelah resmi masuk dalam indeks Economic 30 per 2 Maret 2026.
“Masuknya BBYB ke dalam indeks tersebut mencerminkan meningkatnya kepercayaan pasar terhadap kinerja dan prospek perseroan,” tutup Eri.
(Shifa Nurhaliza Putri)