Selain BREN dan DSSA, BEI juga mengeluarkan tiga saham lainnya dari indeks IDX80, yakni PT BTPN Syariah Tbk (BTPS), PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL), dan PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL).
Sementara untuk LQ45, Bursa mendepak saham PT Ciputra Development Tbk (CTRA), PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL), dan PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL).
Sebagai informasi, LQ45 merupakan indeks yang memuat 45 saham paling likuid di BEI. Sejumlah kriteria yang mendasari pemilihan di antaranya likuiditas tinggi, kapitalisasi pasar besar, kondisi keuangan dan prospek pertumbuhan perusahaan yang baik, serta harus tercatat di BEI setidaknya enam bulan.
Senada, IDX80 juga memiliki kriteria serupa dengan LQ45, namun memiliki cakupan yang lebih luas karena beranggotakan 80 saham. Universe IDX80 yakni saham-sahamnya tercatat di BEI minimal enam bulan, memiliki free float minimal 10 persen, dan tidak masuk dalam HSC.
Dengan masuk ke dalam IDX80 dan LQ45, permintaan atas saham tersebut meningkat karena reksa dana indeks dan ETF diwajibkan membeli saham tersebut. Di samping itu, saham-saham tersebut juga akan menjadi perhatian investor institusi.
(Rahmat Fiansyah)