BRI Syariah Melesat, Sentimen Merger Kerek Saham Naik 17,17 Persen

Market News
Fahmi Abidin
Selasa, 07 Juli 2020 14:45 WIB
Pergerakan saham PT Bank BRISyariah Tbk (BRIS) melesat sejak terakhir isu merger digaungkan oleh Menteri BUMN Erick Thohir.
BRI Syariah Melesat, Sentimen Merger Kerek Saham Naik 17,17 Persen. (Foto: Ist)

IDXChannel – Pergerakan saham PT Bank BRISyariah Tbk (BRIS) melesat sejak terakhir isu merger digaungkan oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir. BRIS naik 17,17% atau 68 poin ke level Rp464 pada pukul 14:33 WIB.

Berdasarkan data perdagangan RTI, Selasa (7/7/2020), Tak kurang dari 1,2 miliar juta saham BRIS diperdagangkan dengan frekuensi 65.596 kali dan membukukan nilai transaksi harian sebesar Rp546,64 miliar.

Sepanjang sepakan terakhir, kenaikan saham BRIS banyak dipengaruhi oleh sentimen penggabungan perbankan syariah pada Februari 2021. Diungkapkan Erick, pihaknya sedang mencoba kaji bank-bank syariah untuk merger yang direncanakan pada Februari 2021 sudah bisa menjadi satu perusahaan.

"Kenapa saya menginginkan merger syariah? Karena Indonesia yang penduduk muslim terbesar tidak punya fasilitas itu. Nah, kalau syariah di merger, bisa menjadi top bank yang menjadi alternatif pilihan," katanya.

Dijelaskan Erick tiga bank umum syariah yang merupakan anak usaha BUMN adalah PT Bank Rakyat Indonesia Syariah Tbk (BRIS), PT Bank BNI Syariah, dan PT Bank Syariah Mandiri. Sedangkan untuk Bank BTN masih berupa unit syariah yaitu Unit Usaha Syariah PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN). (*)

Baca Juga