Kemudian, biaya operasi produksi PT Dairi Prima Mineral tercatat sebesar USD21.275,86. Namun, selama Oktober hingga Desember 2025 tidak ada kegiatan eksplorasi. Sebab, Kegiatan eksplorasi pada Prospek Anjing Hitam sudah selesai dilakukan dan saat ini prospek tersebut memasuki tahap Operasi Produksi.
Selain Prospek Anjing Hitam, di dalam wilayah Kontrak Karya DPM masih terdapat prospek-prospek lainnya dengan tahap kegiatan yan berbeda-beda dari eksplorasi regional hingga pengeboran deliniasi sumber daya.
Salah satu prospek yang paling maju pengerjaannya adalah Prospek Lae Jehe yang terletak sekitar 200 meter di sebelah baratlaut Prospek Anjing Hitam. Prospek ini sudah memasuki tahap pengeboran deliniasi sumber daya dan masih akan dikembangkan hingga didapatkan sumber daya mineral dengan klasifikasi terukur dan tertunjuk yang lebih dominan.
Selanjutnya, PT Gorontalo Minerals menggelontorkan USD1.817.796,70 untuk operasi produksi emas dan tembaga di Kompleks Cabang Kiri Blok I (Tombulialto), Kompleks Motomboto, Blok I (Tombulilato), Kompleks Sungai Mak, Blok I (Tombulialto), Prospek Kayubulan, Blok I (Tombulilato), dan Area Gunung Lintah, Blok I (Tombulilato).