IDXChannel - PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menargetkan produksi batu bara tetap stabil di kisaran 73-75 juta ton per tahun. Target tersebut ditopang oleh cadangan batu bara yang mencapai 2,5 miliar ton.
Head of Investor Relations BUMI, Yudicia Retnodewi mengatakan, hingga saat ini BUMI masih menjadi produsen batu bara thermal terbesar di Indonesia dengan dua tambang utama, yakni Kaltim Prima Coal (KPC) dan Arutmin.
Dia menjelaskan, pada 2024 produksi batu bara BUMI tercatat mencapai 74,7 juta ton atau sekitar 9 persen dari total produksi nasional, dan untuk tahun 2025, perseroan memperkirakan volume produksi masih berada pada kisaran yang sama.
"Dan di tahun 2025 ini, most likely (kemungkinan besar) estimasi kita juga tetap di angka 73-75 (ton) untuk full year 2025 dan ini adalah data historical production kita dari tahun 2001 sampai estimated 2025," katanya dalam acara Investor Gathering 2026 yang digelar di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (5/3/2026).

Yudicia mengatakan, bahwa BUMI juga memiliki cadangan (reserve) terbukti batu bara sekitar 2,5 miliar ton serta sumber daya (resource) mencapai 6,8 miliar ton yang berasal dari tiga tambang utama, yaitu KPC, Arutmin, dan Pendopo.