S&P 500 yang sempat menguat pada awal sesi akhirnya berbalik ke zona negatif seiring investor menimbang memudarnya harapan berakhirnya lebih cepat dari perkiraan perang AS-Israel melawan Iran, di tengah ancaman militer baru dan kekhawatiran berlanjutnya stagflasi.
Dow Jones turut bergerak ke wilayah negatif, sedangkan Nasdaq hanya mencatat kenaikan tipis.
Kondisi ini terjadi setelah Presiden AS Donald Trump menanggapi laporan bahwa Iran menempatkan ranjau di Selat Hormuz, jalur pelayaran minyak yang krusial, dengan ancaman pembalasan serta kembali menyerukan penyerahan total Iran.
"Pasar sempat menunjukkan kekuatan, tetapi seluruh kenaikan itu kembali hilang. Ada banyak kebingungan di kalangan investor,” kata Senior Portfolio Strategist di Ingalls & Snyder Tim Ghriskey di New York, dikutip Reuters.
Indeks Dow Jones Industrial Average turun 0,07 persen, ke 47.706,51. S&P 500 melemah 0,21 persen, ke 6.781,48, sementara Nasdaq Composite naik tipis 1,16 poin, atau 0,01 persen, menjadi 22.697,10. (Aldo Fernando)