Pada perdagangan Senin, indeks S&P 500 naik 0,5 persen dan Nasdaq Composite menguat 0,9 persen, seiring saham teknologi kembali menemukan pijakan usai tekanan jual pekan lalu yang dipicu isu kecerdasan buatan.
“Secara keseluruhan, kami sebenarnya cukup positif terhadap kondisi ekonomi, meskipun kami melihat ada beberapa potensi retakan,” ujar Kepala Fundamental Ekuitas Global Robeco, Kees Verbaas, dikutip dari Reuters.
Ia menambahkan, program investasi perusahaan-perusahaan besar justru meningkat, bukan menurun, yang biasanya berdampak positif bagi aktivitas ekonomi.
Menurut dia, sebagian besar rantai pasok kecerdasan buatan (AI) hanya dapat terwujud berkat peran pasar negara berkembang.
Dengan sejumlah data ekonomi penting yang akan dirilis pekan ini, termasuk penjualan ritel, inflasi, serta data ketenagakerjaan yang sempat tertunda, Penasihat Ekonomi Gedung Putih Kevin Hassett mengatakan pada Senin bahwa pertumbuhan lapangan kerja AS diperkirakan lebih rendah dalam beberapa bulan ke depan.