Hal ini dipengaruhi kebijakan imigrasi pemerintahan Trump yang memperlambat pertumbuhan angkatan kerja, serta pemanfaatan teknologi AI yang meningkatkan produktivitas.
Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama, bergerak stabil di dekat level terendah bulanan di 96,97.
Indeks tersebut mencatat penurunan harian terbesar dalam dua pekan pada Senin, setelah laporan Bloomberg News menyebut regulator China menyarankan lembaga keuangan untuk membatasi kepemilikan obligasi pemerintah AS karena kekhawatiran risiko konsentrasi dan volatilitas pasar.
Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengatakan pada Senin bahwa pejabat senior Departemen Keuangan AS mengunjungi China pekan lalu untuk memperkuat jalur komunikasi antara Washington dan Beijing.
Pasar masih mencerminkan ekspektasi bahwa Federal Reserve (The Fed) akan mempertahankan suku bunga hingga Juni.