sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Bursa Saham Asia Menguat di Tengah Kekhawatiran AI yang Masih Berlanjut

Market news editor Dhera Arizona Pratiwi
18/02/2026 10:33 WIB
Bursa saham Asia menguat pada Rabu (18/2/2026), di tengah kekhawatiran terhadap kecerdasan buatan (AI) yang masih membayangi pasar global.
Bursa Saham Asia Menguat di Tengah Kekhawatiran AI yang Masih Berlanjut. (Foto Istimewa)
Bursa Saham Asia Menguat di Tengah Kekhawatiran AI yang Masih Berlanjut. (Foto Istimewa)

Awal yang positif di Asia mengikuti sesi yang lesu pada hari Selasa di Wall Street karena investor bergulat dengan prospek booming AI.

Kekhawatiran perusahaan melakukan investasi berlebihan, bersamaan dengan kecemasan tentang sejauh mana teknologi baru ini dapat mengganggu pasar tenaga kerja, telah memicu kegelisahan investor dalam beberapa minggu terakhir.

Di AS semalam, Dow Jones Industrial Average naik 0,07 persen menjadi 49.533,19, S&P 500 menguat 0,10 persen menjadi 6.843,22, dan Nasdaq Composite (.IXIC) menanjak 0,14 persen menjadi 22.578,38. S&P 500 awalnya turun 0,88 persen sebelum pulih dan ditutup di zona positif.

"Ketidakpastian AI tetap menjadi sumber volatilitas, baik dalam hal kesulitan menilai perusahaan AI mana yang akan menjadi pemenang dan pecundang, maupun dampak seperti apa yang akan ditimbulkan AI pada perusahaan dan sektor ekonomi lainnya," kata Analis dari National Australia Bank (NAB).

Harga minyak mentah Brent dan West Texas Intermediate sedikit berubah pada Rabu, masing-masing di USD67,42 dan USD62,32 per barel, setelah keduanya merosot hingga ditutup pada level terendah lebih dari dua minggu pada sesi sebelumnya.

Halaman : 1 2 3 4
Advertisement
Advertisement