AALI
10000
ABBA
226
ABDA
7050
ABMM
850
ACES
1450
ACST
256
ACST-R
0
ADES
1645
ADHI
1060
ADMF
8025
ADMG
161
ADRO
1200
AGAR
420
AGII
1040
AGRO
865
AGRO-R
0
AGRS
510
AHAP
69
AIMS
490
AIMS-W
0
AISA
250
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
595
AKRA
3170
AKSI
720
ALDO
825
ALKA
236
ALMI
242
ALTO
326
Market Watch
Last updated : 2021/05/18 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
461.96
-0.19%
-0.89
IHSG
5834.39
0.01%
+0.53
LQ45
868.39
-0.13%
-1.11
HSI
28593.81
1.42%
+399.72
N225
28406.84
2.09%
+582.01
NYSE
16422.96
0.05%
+7.60
Kurs
HKD/IDR 1,836
USD/IDR 14,270
Emas
857,957 / gram

Buyback Saham, Ramayana (RALS) Siapkan Dana Rp350 Miliar

MARKET NEWS
Aditya Pratama/iNews
Jum'at, 16 April 2021 10:19 WIB
Aksi ini diyakini tidak akan mempengaruhi pembiayaan kegiatan usaha perseroan.
Buyback Saham, Ramayana (RALS) Siapkan Dana Rp350 Miliar (MNC Media)

IDXChannel - PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) mulai melaksanakan pembelian kembali atau buyback saham. Perseroan menyiapkan dana sebesar Rp350 miliar termasuk biaya perantara pedagang efek dan biaya lainnya sehubungan dengan pembelian kembali saham Perseroan. 

Adapun pelaksanaan buyback saham terhitung mulai dari 15 April 2021 hingga 14 Oktober 2021. "Kami sudah memenuhi persyaratan yang ditentukan oleh OJK untuk melakukan pembelian kembali saham yang akan dilaksanakan terhitung mulai tanggal 15 April 2021 hingga tanggal 14 Oktober 2021," ujar Direktur Ramayana Lestari Sentosa, Suryanto dikutip dari keterbukaan informasi BEI, Jumat (16/4/2021). 

Suryanto menambahkan, pihaknya telah menunjuk PT Maybank Kim Eng Sekuritas selaku Anggota Bursa untuk melakukan proses pembelian kembali saham Perseroan melalui Bursa Efek Indonesia. 

Sebelumnya diberitakan, alasan dilakukannya aksi buyback ini adalah perseroan memiliki likuiditas yang cukup meskipun sempat mengalami kerugian di 2020 akibat dampak dari pandemi Covid-19. Sehingga perseroan bermaksud untuk meningkatkan nilai pemegang saham dengan mengembalikan kelebihan arus kas kepada pemegang saham.   

Manajemen Perseroan menjelaskan, persetujuan atas rencana tersebut akan memberikan fleksibilitas yang lebih besar kepada perseroan dalam mengelola modal untuk mencapai struktur permodalan yang lebih efisien. 

Aksi buyback ini akan dilakukan setelah perseroan memperoleh persetujuan dari rapat umum pemegang saham (RUPSLB) pada 14 April 2021. Periode ini paling lama akan dilakukan dalam waktu 18 bulan. 

Aksi ini diyakini tidak akan mempengaruhi pembiayaan kegiatan usaha perseroan dikarenakan Ramayana memiliki modal kerja dan arus kas yang cukup bahkan ternilai banyak untuk melaksanakan rencana termasuk pembiayaan kegiatan usaha. 

(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD