Kedua pihak terus saling melancarkan serangan militer, mengurangi harapan akan kesepakatan yang segera tercapai yang dapat meredakan kekhawatiran atas lonjakan tekanan inflasi akibat sektor energi di berbagai negara di dunia.
Namun demikian, "investor tampaknya cukup optimis terhadap perang yang sedang berlangsung antara AS dan Iran, yakin bahwa perang itu akan segera berakhir," kata Analis Pasar Senior di Trade Nation, David Morrison, dalam sebuah catatan yang dikutip Investing, Senin (1/6/2026).
- Data lapangan kerja non-pertanian menjadi perhatian utama
Para pedagang terus memantau indikator ekonomi AS, yang dapat memberikan wawasan tentang apakah peringatan tentang kenaikan harga dan perlambatan pertumbuhan dapat dibenarkan.
Minggu ini, salah satu data kunci akan berasal dari laporan ketenagakerjaan bulanan Departemen Tenaga Kerja. Para ekonom memperkirakan ekonomi AS menambah 95.000 lapangan kerja pada Mei, dibandingkan dengan 115.000 pada April. Tingkat pengangguran diperkirakan berada di angka 4,3 persen, sama dengan bulan sebelumnya.
Metrik terpisah mengenai lowongan pekerjaan dan perputaran tenaga kerja, penggajian swasta, dan PHK juga akan diumumkan minggu ini.