Nyoman merinci lima perusahaan dengan aset skala kecil atau di bawah Rp50 miliar, delapan perusahaan dengan aset skala menengah atau antara Rp50 miliar hingga Rp250 miliar, dan 13 perusahaan dengan aset skala besar atau di atas Rp250 miliar.
Dari sisi sektor, tujuh perusahaan tergolong sektor konsumer non-primer, lima perusahaan di sektor Industrial, empat perusahaan di sektor konsumsi primer, dan tiga perusahaan di sektor teknologi.
Kemudian, dua perusahaan sektor transportasi dan logistik, serta dua perusahaan sektor keuangan. "Sisanya adalah sektor industri dasar, sektor energi, dan sektor kesehatan masing-masing satu perusahaan," terangnya.
Dengan demikian, Nyoman berharap IPO skala besar ini dapat menambah minat tidak hanya investor domestik, tetapi juga investor global. Dari sisi pertumbuhan investor, KSEI mencatat pada Juni 2021 terjadi pertumbuhan sebesar 44,45 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya. (SNP)