IDXChannel - Agustus menjadi bulan istimewa untuk pasar modal Indonesia. Salah satu buktinya, akan ada 11 emiten siap listing di awal bulan kelahiran pasar modal tanah air.
Sebanyak 11 emiten ini berasal dari berbagai sektor. Jumlah saham yang ditawarkan dalam rangka penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) dan dana yang dibidik juga cukup variatif.
Dilansir dari laman e-ipo, berikut 11 emiten yang siap listing di awal Agustus 2023:
1. PT Sinar Eka Selaras Tbk (ERAL)
Sebanyak 1.037.500.000 lembar saham ditawarkan PT Sinar Eka Selaras. Ini setara 20 % dari jumlah modal ditempatkan dan disetor setelah IPO.
ERAL membuka harga penawaran sebesar Rp390 per lembar. Diprediksi, ERAL akan mengantongi Rp404,63 miliar dari IPO.
Nantinya, sekitar 49,25 % dana IPO akan dipakai untuk modal kerja, kemudian 37 % akan digunakan untuk pemberian pinjaman kepada entitas anak selanjutnya sekitar 13,75 % akan digunakan untuk pemberian modal dalam bentuk penyetoran modal kepada entitas anak.
Penawaran Umum: 2-4 Agustus 2023
Penjatahan: 4 Agustus 2023
Distribusi Saham: 7 Agustus 2023
Pencatatan Saham di BEI: 8 Agustus 2023
2. PT Paperocks Indonesia Tbk (PPRI)
Sebanyak 275.000.000 saham ditawarkan PT Paperocks Indonesia Tbk. Angka itu setara dengan 25,58% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO.
PPRI membuka harga penawaran Rp140 per lembar, diprediksi PPRI akan meraup Rp38,5 miliar dari IPO. Seluruh dana yang diperoleh perseroan dari IPO akan dialokasikan untuk modal kerja seperti penyediaan papercup, paperbowl, paperbag, dan paperwrap serta biaya operasional.
Masa Penawaran Umum: 2-4 Agustus 2023
Penjatahan: 4 Agustus 2023
Distribusi Saham: 7 Agustus 2023
Pencatatan Saham: 8 Agustus 2023
3. PT ITSEC Asia Tbk (CYBR)
Sebanyak 1.008.734.800 saham baru ditawafrkan PT ITSEC Asia. Angka ini setara dengan 15,64% dari modal ditempatkan dan disetor penuh usai IPO.
Harga penawaran saham di angka Rp10 per lembar. CYBR diprediksi akan meraup Rp100,87 miliar dari IPO. Jika dirinci, 87% dana hasil IPO akan digunakan sebagai modal kerja.
Sementara sisanya 13% akan digunakan sebagai belanja modal. Tak hanya itu, CYBR berencana untuk membangun tim baru serta menyewa kantor.
Masa Penawaran Umum: 2-4 Agustus 2023
Penjatahan: 4 Agustus 2023
Distribusi Saham: 7 Agustus 2023
Pencatatan Saham: 8 Agustus 2023
4. PT Ingria Pratama Capitalindo Tbk (GRIA)
GRIA menawarkan 1.725.000.000 miliar saham baru. Angka ini setara dengan 26,24% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO.
Untuk harga penawaran berada di Rp120 per lembar. GRIA diprediksi akan meraup Rp207 miliar dari IPO.
Nantinya sekitar Rp151,92 miliar hasil IPO akan dialokasikan untuk pembayaran utang ke pihak ketiga sementara sisanya akan digunakan untuk modal kerja perseroan.
Masa Penawaran Umum: 2-4 Agustus 2023
Penjatahan: 4 Agustus 2023
Distribusi Saham: 7 Agustus 2023
Pencatatan Saham: 8 Agustus 2023
5. PT Multisarana Intan Eduka Tbk (MSIE)
Sebanyak 360.000.000 saham baru ditawarkan oleh PT Multisarana Intan Eduka Tbk. Ini setara dengan 24,66% dari modal di tempat dan disetor setelah IPO. MSIE mematok harga penawaran Rp100 per lembar, sehingga berpotensi mengantongi Rp36 miliar dari IPO.
Nantinya, sekitar 70% dana hasil IPO akan digunakan untuk rencana pengadaan lagan. Kemudian sekitar 30 % dana IPO akan digunakan untuk modal kerja perseroan.
Masa Penawaran Umum: 2-8 Agustus 2023
Penjatahan: 8 Agustus 2023
Distribusi Saham: 9 Agustus 2023
Pencatatan Saham: 10 Agustus 2023