"Jadi kami mengedukasi tentang pasar modal, pasar keuangan, tugas, fungsi serta peran LPS, dan lain-lain, sehingga dapat lebih mengerti betul tentang sistem finansial yang ada di Indonesia," ujar Purbaya.
Selain itu, tak hanya cakap dalam berinvestasi, melalui kegiatan ini LPS juga ingin menanamkan kesadaran atas pentingnya menabung sebagai dana darurat, ketika segala rencana yang telah dipersiapkan tidak berjalan sesuai harapan.
Meski telah memiliki portofolio investasi, Purbaya menekankan bahwa tabungan juga tetap diperlukan bagi semua orang, terutama bagi generasi muda yang membutuhkan cadangan finansial yang cukup bagi masa depannya.
"Kalau sejak SMA mereka sudah paham cara menabung, tahu pentingnya dana darurat, dan kenal risiko pinjaman, maka di usia 25 ke atas mereka bisa jauh lebih siap menghadapi realitas hidup," ujar Purbaya.
(taufan sukma)