AALI
9675
ABBA
290
ABDA
6325
ABMM
1385
ACES
1345
ACST
190
ACST-R
0
ADES
3570
ADHI
825
ADMF
7550
ADMG
193
ADRO
2220
AGAR
362
AGII
1445
AGRO
1445
AGRO-R
0
AGRS
172
AHAP
70
AIMS
398
AIMS-W
0
AISA
174
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1120
AKRA
810
AKSI
690
ALDO
1350
ALKA
334
ALMI
290
ALTO
248
Market Watch
Last updated : 2022/01/18 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
505.56
-0.34%
-1.74
IHSG
6614.06
-0.47%
-30.99
LQ45
944.82
-0.34%
-3.20
HSI
24112.78
-0.44%
-105.25
N225
28257.25
-0.27%
-76.27
NYSE
17219.06
-0.23%
-39.94
Kurs
HKD/IDR 1,837
USD/IDR 14,330
Emas
836,902 / gram

DILD Fokus Dongkrak Penjualan, Kawasan Perumahan Berkontribusi Paling Besar Rp222 Miliar

MARKET NEWS
Shifa Nurhaliza
Rabu, 14 Juli 2021 12:29 WIB
PT Intiland Development Tbk (DILD) masih fokus menyasar hunian rumah tapak segmen millenial dengan harga mulai dari Rp 700 juta hingga Rp 1 miliar per unit.
Industri properti di Indonesia (Ilustrasi)
Industri properti di Indonesia (Ilustrasi)

IDXChannel - PT Intiland Development Tbk (DILD) masih fokus menyasar hunian rumah tapak segmen millenial dengan harga mulai dari Rp 700 juta hingga Rp 1 miliar per unit. Apalagi, kontribusi segmen tersebut mendominasi pendapatan pra penjualan. 

Mengutip program Market Opening IDX Channel, Rabu (14/7/2021), menurut Sekretaris Perusahaan DILD, prospek penjualan rumah yang menyasar millenial dinilai akan terus meningkat. Terutama pekerja milenial yang berasal dari luar Jakarta yang lebih mengutamakan untuk membeli rumah atau apartemen.

Selain itu, insentif pembiayaan dari pemerintah juga mempermudah generasi milenial membeli properti pertamanya. Misalnya, uang muka kredit rumah 0%, PPN ditanggung pemerintah sebesar 50-100% untuk penjualan hunian siap huni, hingga kemudahan pola bayar.

Melihat prospek yang cerah itu, DILD pun optimis penjualan properti yang menyasar segmen milenial akan terus bergerak positif seiring dengan fakta bahwa masih ada kekurangan rumah 11 juta unit atau  backlog  di Indonesia.

Adapun, salah satu penjualan yang memiliki pertumbuhan pasar millenial yang cukup besar terlihat dari klaster baru yang disebut DUO di kawasan perumahan Talaga Bestari, Tangerang, Banten. Harga perumahan tersebut dibanderol mulai dari Rp 700 juta hingga Rp 1 miliar. Penjualan DUO mendapat animo sangat baik. Hingga saat ini sudah lebih dari 74% unit berhasil dipasarkan.

DILD juga mencatat sejak akhir tahun lalu, minat beli pada produk perumahan khususnya di segmen pasar menengah mulai kembali pulih. Hal itu dilihat dari laporan  marketing sales  Pada kuartal 1-2021 di mana kawasan perumahan telah memberikan kontribusi paling besar yakni Rp 222 miliar atau 72% dari keseluruhan.

Disusul juga penjualan dari segmen pengembangan kawasan industri sebesar Rp 59 miliar atau 19%, serta segmen pengembangan  mixed-use and high rise  sebesar Rp 29 miliar atau 9% dari keseluruhan. (NDA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD