AALI
12325
ABBA
196
ABDA
0
ABMM
3060
ACES
995
ACST
161
ACST-R
0
ADES
4830
ADHI
655
ADMF
8075
ADMG
180
ADRO
3150
AGAR
330
AGII
2010
AGRO
935
AGRO-R
0
AGRS
126
AHAP
62
AIMS
232
AIMS-W
0
AISA
157
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
925
AKRA
1005
AKSI
224
ALDO
900
ALKA
302
ALMI
280
ALTO
208
Market Watch
Last updated : 2022/05/23 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
535.20
-1.33%
-7.19
IHSG
6840.78
-1.12%
-77.37
LQ45
1002.57
-1.24%
-12.61
HSI
20470.06
-1.19%
-247.18
N225
27001.52
0.98%
+262.49
NYSE
15080.98
0.3%
+45.11
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,169 / gram

DSNG Siapkan RP658 M untuk Bangun 6 Pabrik Bio-CNG

MARKET NEWS
Hafid Fuad
Kamis, 25 Maret 2021 22:27 WIB
PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) menyiapkan dana sebesar USD47 juta atau sekitar Rp658 miliar untuk membangun enam pabrik Bio-CNG baru. 
DSNG Siapkan RP658 M untuk Bangun 6 Pabrik Bio-CNG (FOTO: MNC Media)
DSNG Siapkan RP658 M untuk Bangun 6 Pabrik Bio-CNG (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) menyiapkan dana sebesar USD47 juta atau sekitar Rp658 miliar untuk membangun enam pabrik Bio-CNG baru. 

Rencana pembangunan diselesaikan hingga dua tahun ke depan. Pabrik ini akan mengolah limbah pabrik kelapa sawit (PKS) menjadi energi terbarukan.

Tahap pertama sudah dimulai dengan ground breaking pabrik Bio-CNG kedua Kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur. Sementara pabrik Bio-CNG pertama telah commissioning sejak September 2020 lalu.

Pabrik Bio-CNG kedua ini akan dibangun dengan memanfaatkan limbah cair kelapa sawit (POME) dari dua Pabrik Kelapa Sawit (PKS) berkapasitas 2 x 60 ton per jam. 

Target perseroan pabrik ini akan beroperasi pada kuartal dua tahun 2022. Pabrik Bio-CNG tersebut akan menghasilkan energi listrik sebesar 2 x 850 kilowatt dan gas biometana berkapasitas 540 m3 per jam. Selain itu, dampaknya juga akan mengurangi emisi efek rumah kaca setara dengan 100.000 metrik ton CO2 per tahun.

Direktur Utama DSNG, Andrianto Oetomo, mengatakan pembangunan pabrik Bio-CNG baru tersebut bukti keseriusan pihaknya menerapkan konsep circular economy dengan mengurangi limbah hasil produksi industri kelapa sawit. Ini sekaligus menekan emisi gas rumah kaca dan menghemat penggunaan bahan bakar fosil secara signifikan.
“Dalam dua tahun terakhir ini, kami mulai memperkenalkan konsep industri kelapa sawit berbasis energi terbarukan sebagai konsep masa depan. Melalui pembangunan pabrik Bio-CNG ini, kami mendapatkan dua keuntungan sekaligus, yakni penghematan dalam penggunaan bahan bakar solar di industri kelapa sawit yang kami jalankan, dan juga secara sustainability, upaya kami dalam menekan emisi gas rumah kaca,” kata Andrianto di Jakarta (25/3/2021).

Lebih lanjut dia menjelaskan dalam tiga tahun ke depan, DSNG akan memiliki tujuh pabrik Bio-CNG. Dengan tujuh pabrik tersebut, DSNG dapat menghemat penggunaan solar sekitar 16 juta liter per tahun, dengan pengurangan emisi gas rumah kaca setara 400.000 ton CO2 per tahun.

Sebelumnya pada September 2020, DSNG telah melakukan commissioning pabrik Bio-CNG yang pertama di Muara Wahau, Kalimantan Timur. Ini sekaligus merupakan pabrik Bio-CNG yang pertama di Indonesia. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD