Kinerja kuartal I-2026 turut ditopang langkah efisiensi yang telah dijalankan sejak 2024. Beban operasional tercatat menurun 22,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya, yang berdampak positif terhadap peningkatan laba bersih.
Selain itu, FOLK juga tengah melakukan transformasi internal melalui pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). Perseroan mengintegrasikan AI Agent pada sejumlah fungsi inti, mulai dari riset investasi, pemantauan portofolio, kepatuhan regulasi, intelijen pasar modal, hingga otomatisasi pelaporan internal.
Langkah tersebut dinilai dapat mendukung operasional holding yang lebih efisien sekaligus memperkuat proses pengambilan keputusan berbasis data.
(Shifa Nurhaliza Putri)