Kyiv telah meningkatkan serangan terhadap infrastruktur energi Rusia dalam beberapa bulan terakhir, dengan tujuan memutus sumber pendanaan Moskow untuk kampanye militernya di Ukraina.
Dari Timur Tengah, serangan udara Saudi di Yaman dan deklarasi Iran tentang perang skala penuh dengan Amerika Serikat (AS), Eropa, dan Israel telah meningkatkan kekhawatiran akan ketidakstabilan yang lebih luas, dan Trump memperingatkan akan adanya serangan berikutnya jika Iran melanjutkan pembangunan kembali program nuklirnya.
Dari sentimen domestik, sektor manufaktur Indonesia kembali mencatatkan kinerja ekspansif pada Desember 2025 yang didukung oleh perbaikan permintaan baru. Kondisi ini menunjukkan bahwa aktivitas manufaktur tetap tumbuh meskipun laju ekspansinya melambat.
S&P Global mencatat Purchasing Managers Index (PMI) Manufaktur Indonesia sebesar 51,2 pada Desember, turun dari 53,3 pada November.
Meski mengalami penurunan, PMI manufaktur masih berada di atas ambang batas netral 50,0, yang menandakan perbaikan kesehatan sektor manufaktur telah berlangsung selama 5 bulan berturut-turut hingga akhir tahun.