Namun, perseroan belum merinci besaran dana hasil rights issue yang akan dialokasikan. Informasi lebih lanjut akan diungkapkan dalam prospektus setelah restu pemegang saham diperoleh dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 5 Mei 2026. Prospektus tersebut juga akan merinci harga pelaksanaan rights yang akan menentukan potensi dana yang akan diperoleh.
Jika mengacu pada harga saham RAAM saat ini di level Rp206, maka potensi dana yang akan diperoleh maksimal Rp280 miliar. Namun, harga pelaksanaan tetap mengacu pada prospektus yang biasanya ditetapkan lebih rendah demi menarik minat investor untuk menebus haknya.
(Rahmat Fiansyah)